Borong, MN – Ando, anak muda asal Sita Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) terlihat begitu ulet dan tekun menjalankan usahanya menjual Moke Putih di sebuah Lapak Sederhana di Pinggiran Jalan Trans Flores di Kampung Sita.
Sarjana Pertanian lulusan Universitas Indonesia Timur (UIT) Makassar tahun 2020 itu menjalankan usaha kecil kecilannya itu ditengah sulitnya mendapat pekerjaan di di tengah Pandemi Covid 19 yang melanda dunia saat ini.
Ando mengisahkan bagaimana awal dirinya memulai menjual Moke Putih hingga saat ini, Ia mengatakan sejak tamat dari UIT Makassar tahun 2020 dirinya memilih untuk kembali kekampungnya, karena belum mendapat kesempatan untuk bekerja secara tetap dirinya akhirnya memulai usaha kecil kecilan yaitu sebagai penada Moke Putih dari Pengrajin yang juga adalah warga sekampungnya.
“Sambil menunggu lowongan Pekerjaan saya mencoba menekuni bisnis kecil kecilan ini, kebetulan ada warga pengrajin Moke Putih, saya membeli dari mereka untuk dijual kembali”, kisah Ando, Minggu (11/4) di Lapak Moke Putih miliknya di Sita
Ia menuturkan terkadang Ia bisa menjual Moke Putih sebanyak dua Jerigen Jumbo, bahkan lebih tergantung stok Moke Putih yang Ia dapatkan dari Pengrajin Moke Putih
“Penghasilan saya cukup lumayan karena terkadang bisa Moke Putih ini bisa terjual sampai dua Jerigen Jumbo bahkan lebih kalau stok banyak”, tuturnya
Namun sejak Pandemi Covid 19 melanda, usaha kecilnya juga ikut terdampak, penghasilannya dari jual Moke Putih berkurang
“Sejak Pandemi Covid 19 penghasilan saya berkurang, tapi mau bagaimana lagi saya tetap menjual meski tidak mendapat keuntungan seperti sebelumnya”, ujarnya
Ia mengatakan harga Moke Putih dengan ukuran Botol kemasan Air minum Aqua berukurab besar, Rp. 10.000, dan yang ukuran sedang, Rp. 5.000
Sementara untuk 1 Jerigen ukuran 5 liter harganya Rp.50.000
(*/epozth/mn)



