Berita  

Wabup Kupang : Selain Stunting Kasus Polio Sedot Perhatian Serius Pemerintah

Mikannews

Oelamasi, MN – Kasus Polio menjadi salah satu penyakit yang masih di stressing oleh sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) pusat dibeberapa tempat terjangkit. Selain stunting penyakit ini menjadi salah satu kasus yang juga mendapat perhatian serius pemerintah. Demikian diungkapkan Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, sekaligus Ketua PMI saat membuka kegiatan Workshop Kesiapsiagaan Polio, di ruang rapat Wakil Bupati Kupang, Selasa (29/3).

 

Menurut dia, di Kabupaten Kupang, PMI pusat kini sedang mengalihkan fokus perhatian pada 4 desa/kelurahan dan kecamatan yang masyarakatnya sudah terkena polio di antaranya, Desa Noelbaki di , Kecamatan Kupang Tengah Desa, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat dan Desa Baumata, Kecamatan Taebenu.

Baca Juga   Ekonomi Berkeadilan Jadi Fokus Pelayanan Sinode GMIT Periode 2024 - 2027

 

Ia menjelaskan, selain merupakan penyakit berjangkit, polio juga harus diantisipasi dengan pemberian vaksin. Dimana, gejalanya hanya akan terlihat jika seseorang sudah terkena penyakit ini. Sekalipun belum diketahui secara pasti bagaimana proses masuknya virus ini, baik itu karena persoalan sanitasi, makanan atau minuman yang tidak sehat.

 

“Saya tidak yakin jika di desa lain di Kab. Kupang tidak terkena virus polio, selain 4 desa yang sudah terdeteksi. Ini harus diperhatikan secara khusus demi menyelamatkan generasi anak bangsa”, ungkapnya.

Baca Juga   Tak Hanya Ruang Publik, Jeriko-Adinda Siapkan Tiga Program Khusus untuk Milenial dan Gen-Z

 

Kasus polio yakin dia, lebih berakibat fatal bila dibandingkan dengan stunting pasalnya, polio merupakan penyakit menular yang cukup membahayakan generasi muda kita.

 

“Mari bekerja sama memberantas polio bukan masalah anggaran tapi kerja sama dalam menyelesaikan tugas panggilan kita untuk melayani. Pemerintah Desa harus turut serta membantu persoalan sanitasi bagi masyarakat yang terkena polio. Saya akan ada di 4 kantor desa yang masyarakatnya terkena polio dan saya harapkan agar semua stakeholder terkait harus hadir untuk mendampingi.”tandasnya

 

Hadir dalam kegiatan workshop ini, perwakilan Dinas Kesehatan Kab. Kupang dr. Kuji Riwu Kaho, Camat Taebenu Eliazer Manesi, Camat Kupang Barat Yusak Ulin, para Lurah dan Kades terkait, para Kapus dan Ketua BPD dari 4 kecamatan serta Koordinator PMI Kab. Kupang dan jajarannya. (MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PT. Sosoralo Mikan Media