Borong, MN – Sejumlah warga Manggarai Timur (Matim) diduga terpapar Varian baru Covid 19 jenis Delta. Terutama 100 pasien di klaster Desa Mosi Ngaran, Elar Selatan
Hal ini disampaikan Sekretaris Dinas Kesehatan Manggarai Timur, Pranata Agas, Senin (5/7) di Borong
“Asumsi kami sementara, manakala kami melihat gejala klinis, memang mengarah ke jenis varian Delta”, ujar Pranata Agas
Pranata Agas mengatakan asumsi klinis atau dugaan sementara itu Varian Delta karena hampir sebagian besar pasien Covid 19 terutama di Mosi Ngaran memiliki gejala yang sama yaitu mual dan muntah
“Untuk varian delta gejala khasnya itu mual muntah dan itu yang dialamin pasien Covid 19 terutama pasien di klaster Desa Mosi Ngaran, Elar Selatan”, kata Pranata
Pranata menjelaskan Varian Delta berbeda dengan varian sebelumnya yaitu Varian Alfa, menurutnya varian baru Delta kecepatan penularannya sangat besar, menurutnya wajar, ketika di desa Mosi Ngaran 100 orang terpapar Covid19 karena penularan varian delta sangat besar”,
Terkait penanganannya Pranata Agas mengatakan penangan Covid 19 varian Alfa dan delta tidak jauh berbeda, hanya saja diperlukan kecepatan deteksi dini untuk penanganan varian Delta
“Sejau ini penanganan Covid 19 varian Alfa dan Delta sama, kita masih menggunakan protokol penanganan yang sama, hanya memang diperlukan kecepatan deteksi dini untuk varian delta”, katanya
Pranata Agas mengatakan Dinas Kesehatan Manggarai Timur, telah melaporkan kasus tersebut kepada Dinkes Prov. NTT dan telah diperintahkan untuk mengambil sampel untuk diperiksa di Laboraturium Biomolekuler RSUD W.Z Yohanes Kupang
” Kami sudah melaporkan kepada Dinkes Prov NTT, dan kami diperintahkan mengambil sample untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut di Laboraturium Biomolekuler RSUD W.Z. Yohanes Kupang”, katanya
Seperti diketahui Pasien pertama di Mosi Ngaran Elar Selatan terpapar covid 19 setelah mengikuti pesta Sambut Baru di Bejawa Kabupaten Ngada.
Untuk diketahui kasus Covid 19 di Kabupaten sehari belakangan ini meningkat secara signifikan
Data yang dihimpun berdasarkan laporan harian Satgas Covid 19, per Senin 5 Juli 2021 jumlah kasus positif antigen sebanyak 1009 naik 93 kasus dari sehari sebelumnya
Sementara jumlah kasus kematian juga bertambah satu kasus dari 10 menjadi 11 orang. Kemudian jumlah pasien yang menjalankan Isolasi mandiri menjadi 203 dari sebelum 111 orang,
Selain itu jumlah pasien yang dirawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ben Mboy Ruteng bertambah menjadi 3 orang dari sebelumnya hanya 1 orang pasien.
(*/epozth/mn)














