Berita  

Bupati Kupang Evaluasi MBG, Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok

Mikannews

Oelamasi, MN – Bupati Kupang Yosef Lede mengevaluasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendorong Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengutamakan produk lokal dalam rantai pasok.

Evaluasi melalui Rapat Dengar Pendapat bersama pengelola SPPG, mitra penyedia, camat, kepala puskesmas, dan Koordinator Wilayah BGN Kabupaten Kupang berlangsung di Aula Kantor Bupati Kupang, Oelamasi. Rabu (9/9/2026).

Bupati Lede mengatakan evaluasi akan dilakukan setiap bulan untuk memastikan kualitas makanan, pelayanan, distribusi, dan rantai pasok MBG berjalan baik.

Baca Juga   Pj Bupati Kupang Pantau Progres Fisik Pembangunan RS Pratama Amfoang 

Menurutnya, anggaran MBG harus turut menggerakkan ekonomi masyarakat dengan melibatkan petani, nelayan, peternak, UMKM, BUMDes, dan pelaku usaha lokal.

Bupati secara khusus mendorong pemanfaatan Beras Kupang Emas dan Garam Kupang Emas sebagai bagian dari kebutuhan SPPG.

“Kalau rantai pasok berasal dari masyarakat setempat, maka uang yang berputar dalam program ini juga akan menumbuhkan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Wakil Satgas MBG Kabupaten Kupang Guntur Taopan mengatakan masih terdapat kendala koordinasi antara SPPG dan sekolah. Satgas juga mendorong SPPG menyerap sayur dan buah dari petani sekitar serta menyiapkan pengelolaan sampah di wilayah Kupang Tengah.

Baca Juga   Wakil Wali Kota Kupang Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif di Forum KPI 2025

Sementara Korwil BGN Kabupaten Kupang Kristoforus Tpoy menegaskan bahan pangan lokal akan diprioritaskan sepanjang tersedia dalam jumlah yang cukup. Ia juga meminta dukungan Pemkab untuk memperkuat keterlibatan UMKM, BUMDes, dan kelompok tani sebagai pemasok SPPG.

Pemkab Kupang berharap MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal. (pkp/MN)

error: PT. Sosoralo Mikan Media