Oelamasi, MN – Pemerintah Kabupaten Kupang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemajuan sektor pertanian melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Rabu (6/5/2026) sore.
Hal ini dibuktikan dengan penyerahan 4 unit traktor roda empat, 2 unit traktor crawler, 16 unit traktor roda dua, serta 1 unit drone spray kepada masyarakat penerima manfaat. Alsintan ini diserahkan langsung oleh Bupati Kupang Yosef Lede, bersama Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Deasy Ballo-Feo, Mesakh Mbura, Absalom Buy, Yusuf Tanu, dan Yorim Banu.
Dalam sambutannya, Bupati Yosef Lede mengawali dengan ungkapan syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa bantuan alsintan yang diberikan merupakan bentuk perhatian dan dukungan nyata pemerintah terhadap kebutuhan petani di lapangan.
Ia menjelaskan, kehadiran alsintan diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan dan panen. Jika sebelumnya proses panen membutuhkan waktu hingga dua minggu, kini dapat diselesaikan dalam hitungan jam dengan dukungan alat modern. Selain itu, penggunaan alsintan juga dinilai mampu menekan biaya produksi yang selama ini menjadi beban petani.
“Kalau sebelumnya panen membutuhkan waktu hingga dua minggu, dengan alat ini bisa selesai dalam hitungan jam. Ini tentu sangat membantu petani, baik dari sisi waktu maupun biaya,” jelasnya.
Bupati mengingatkan kepada kelompok tani penerima manfaat agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan dikelola secara bersama-sama. Ia mendorong pemanfaatan alsintan secara intensif untuk mengolah lahan dalam skala yang lebih luas guna meningkatkan hasil produksi.
Bupati juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendukung petani, termasuk dalam hal perawatan, perbaikan, hingga pengadaan ulang alsintan apabila mengalami kerusakan akibat penggunaan yang maksimal.
Dalam arahannya, Bupati juga menyoroti pentingnya menjaga stabilitas harga hasil pertanian serta mencegah praktik-praktik yang merugikan petani. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan aparat terkait guna memastikan distribusi hasil pertanian berjalan dengan baik dan adil.
Sektor pertanian tegas dia, merupakan prioritas utama pembangunan di Kabupaten Kupang. Menurutnya, potensi besar yang dimiliki sektor ini harus dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Jika pertanian maju, maka ekonomi daerah akan ikut tumbuh. Petani harus sejahtera karena mereka adalah tulang punggung pembangunan daerah,” tegasnya.
Pastinya keberhasilan pembangunan sektor pertanian ini. tidak terlepas dari sinergi seluruh pihak. Pemerintah daerah, DPRD, dan perangkat teknis memiliki peran penting dalam merancang, mengawasi, dan melaksanakan program-program yang berpihak kepada masyarakat.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. DPRD, dinas teknis, dan seluruh jajaran memiliki peran masing-masing. Sinergi inilah yang mendorong lahirnya berbagai program yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Menutup sambutannya Bupati Yosef mengapresiasi kepada Dinas Pertanian Kabupaten Kupang beserta seluruh jajaran yang telah bekerja secara maksimal dalam mempersiapkan dan merealisasikan bantuan tersebut, capaian ini tidak terlepas dari kerja sama tim yang solid.
Sementara, anggota DPRD Kabupaten Kupang, Deasy Ballo-Foeh, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasinya, atas berbagai upaya yang telah dilakukan Bupati Kupang dalam memajukan sektor pertanian. Ia menilai bahwa bantuan alsintan yang terus diberikan merupakan bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, hubungan antara DPRD dan pemerintah daerah selama ini berjalan dinamis namun tetap konstruktif, dengan tujuan yang sama yaitu mendorong pembangunan daerah yang lebih baik.
Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sektor pertanian sebagai langkah strategis dalam menghadapi tantangan global, termasuk potensi dampak krisis ekonomi dan kenaikan harga bahan bakar yang dapat mempengaruhi kehidupan masyarakat.
“Kami melihat langkah pemerintah daerah menghadirkan alsintan ini sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan, sehingga masyarakat dapat mandiri dan tidak terlalu bergantung pada kondisi eksternal,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang, Amin Juariah, Sekretaris Dinas Pertanian Sarlin Lado, serta para kelompok tani penerima manfaat. (pkp/MN)
