Berita  

Bupati Kupang Serahkan Bantuan Pangan, Dorong Petani Tingkatkan Hasil Pertanian 

Sonraen, MN – Pemerintah Kabupaten Kupang resmi meluncurkan Penyaluran Bantuan Pangan dan Gerakan Pasar Murah (GPM) tingkat kabupaten di Kelurahan Sonraen, Kecamatan Amarasi Selatan. Senin (4/5/2026). Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan meringankan beban ekonomi masyarakat.

 

Bupati Kupang dalam sambutannya, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk memastikan bantuan pemerintah pusat sampai ke tangan yang tepat. Beliau mengapresiasi Perum BULOG yang telah menerapkan sistem “jemput bola” hingga ke pelosok Amarasi Selatan.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama sesuai arahan Presiden. Kerja kolaborasi ini harus bermanfaat dan tepat sasaran agar kesulitan yang dihadapi masyarakat perlahan dapat teratasi,” ujar Bupati.

 

Penyaluran Bantuan Pangan dan Gerakan Pasar Murah in ungkap dia,i bukan sekadar bantuan bagi masyarakat kurang mampu, melainkan bentuk perhatian negara dalam menjaga stabilitas pangan pasca-pandemi dan di tengah tantangan ekonomi.

 

Sementara, Pimpinan Wilayah Perum BULOG NTT, Rahim Kanan, dalam kesempatan itu menjelaskan, penyaluran kali ini mencakup periode Februari dan Maret. Berbeda dengan tahun sebelumnya, data yang digunakan saat ini berbasis data Kementerian Sosial (Desil 1 hingga 4) untuk memastikan akurasi penerima.

 

Di Kabupaten Kupang ungkap dia, terjadi peningkatan jumlah penerima manfaat dari 46.000 menjadi 53.800 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Secara total, kuota bantuan yang dialokasikan mencapai: Beras: 1.053.740 kg dan Minyak Goreng: 210.748 Liter, yang tersebar di 24 Kecamatan di Kabupaten Kupang.

 

Setiap penerima mendapatkan alokasi bantuan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng untuk dua bulan tersebut. Proses pengambilan stok dilakukan melalui Gudang BULOG Alak dengan sistem perekaman data berbasis aplikasi digital untuk transparansi.

 

Selain bantuan pangan, pemerintah juga mendorong masyarakat untuk aktif dalam program pertanian. Saat ini, tersedia kuota 22.000 ton jagung untuk mendukung produktivitas lahan.

“Jangan hanya menerima beras, tapi kita juga harus menanam. Manfaatkan bibit jagung yang ada agar ekonomi keluarga kuat, anak-anak bisa sekolah dengan baik, dan aset lahan tetap terjaga untuk masa depan,” pesan Bupati kepada warga.

 

Kegiatan ini ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga dan peninjauan stand Gerakan Pasar Murah yang menyediakan komoditas bahan pokok dengan harga terjangkau bagi masyarakat umum.

 

Acara ini dihadiri langsung oleh Pimpinan Wilayah Perum BULOG NTT, Himawan (Rahim) Kanan dan jajarannya, Anggota DPRD Kabupaten Kupang Yorim Banu, para pimpinan OPD, Camat Amarasi Selatan Ros Alselinda Langkameng, Lurah Sonraen Reki Alfonsus Kainama, Lurah Buraen Hendraventus Nenobahan, para Kades, serta jajaran TNI/Polri setempat, para tokoh agama, tokoh masyarakat, para penerima bantuan pangan dan insan pers. (pkp/MN)

error: PT. Sosoralo Mikan Media
Exit mobile version