Manusak, MN – Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada anak penderita gizi buruk dan stunting di Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang dinilai efektif dan memberikan hasil maksimal. Betapa tidak, dari sebanyak 22 penderita gizi buruk yang tercatat pada bulan Januari, kini hanya menyisakan 6 penderita gizi buruk di akhir bulan Oktober 2023. Demikian diungkapkan, Kepala Desa Manusak, Arthur Ximenes kepada media ini. Senin (30/10/2023) siang
Menurut dia, Pemerintah Desa Manusak melalui tim pengelola PMT bersama di antaranya, PKK, Nakes dan Kader Posyandu secara terus-menerus di setiap hari Senin hingga Jumat, sepanjang tahun 2023 tetap fokus menyediakan makanan untuk anak-anak penderita gizi buruk dan stunting.
Selain itu, setiap tiga bulan sekali pihaknya melakukan penimbangan berat badan dan mengevaluasi pelaksanaan PMT, dimana bagi penderita yang sudah kembali pulih akan segera diganti dengan yang lain.
Dijelaskan, pelaksanaan PMT di Desa Manusak sudah sesuai arahan dan hasil musyawarah bersama Pemerintah daerah, kecamatan, dan desa.
Anggaran pelaksanaan PMT ini jelas dia, diambil dari dana desa, sebesar 24 juta rupiah, yang pemanfaatannya untuk menyediakan makanan bagi anak-anak penderita gizi buruk setiap hari Senin hingga Jumat sepanjang tahun 2023.
Ia berharap, angka anak-anak penderita gizi buruk dan stunting di Desa Manusak terus menurun hingga mencapai nol persen
Disaksikan media, tidak hanya menyediakan makanan bagi penderita gizi buruk dan stunting, Tim pengelola PMT terpantau ikut mengantarkan makanan hingga ke rumah penerima manfaat bila kedua orang tua mereka (anak-anak penderita gizi buruk dan stunting_Red) berhalangan.. (MN)













