Nunkurus, MN – Dua bocah kakak beradik ditemukan tidak bernyawa di Embung Laus Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (16/2/2023) petang.
Kedua bocah tersebut bernama Merlinda Trisea Saefatu berusia 7 tahun 11 bulan dan Jecson Antonio Saefatu berusia 4 tahun, lima bulan yang merupakan anak dari Bapak Bernadus Saefatu warga RT.20/RW 08 Dusun I Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang.
Kapolres Kupang AKBP FX. Irwan Arianto, S.I.K, M.H membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurut dia, kedua korban meninggal dunia diduga karena tenggelam di embung tersebut.
” Ya benar, sore tadi sekitar jam 16.00 Wita, ditemukan mayat kedua bocah kakak beradik Merlinda dan Jecson di embung Laus Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur, Keduanya diduga tenggelam dan saat ditemukan sudah tidak bernyawa lagi” terangnya.
Kedua kakak beradik ini ditemukan warga sekitar pukul 16.00 Wita di embung Laus Rt.020 Rw.008 Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang. Warga yang menemukan kedua korban pertama kali adalah Carisa Maakh (11) yang beralamat sama dengan kedua korban.
Kronologis kejadiannya berawal saat Carisa Maakh hendak melintasi Embung Laus, dan saat ia melihat kedalam area embung, ia melihat Jecson sudah terapung di permukaan air embung. Ia pun ketakutan dan ia langsung berlari ke rumah Dinda Lette untuk menginfromasikan kejadian tersebut. Selanjutnya bersama Dinda, Carisa menginformasikan kejadian tersebut kepada Yermias dan Ibrahim dan selanjutnya bersama menuju embung dimana ditemukan korban Jecson. Dan benar mereka menemukan Jecson sudah terapung dipermukaan air dengan kondisi sudah tidak bernyawa lagi. Mereka pun mengevakuasi korban ketepian. Sementara berupaya mengevakuasi Jecson, Carisa dan Dinda melihat adanya gelembung air dari dasar embung dan setelah memeriksanya ternyata jasad Merlinda berada didasar embung. Mereka mengangkatnya dan mengevakuasi ke rumah korban yang letaknya tak jauh dari embung tersebut. Selanjutnya jenasah kedua korban dibawa ke rumah sakit RSUD Naibonat untuk dilakukan pemeriksaan medis.
Setelah tim medis melakukan pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan pihak keluarga pun menerima kematian korban sebagai musibah dan jenasah kedua korban dibawa pulang ke rumah duka di Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang untuk disemayamkan sambil menuggu pemakaman.(Ss/MN)













