Kupang, MN – Kepolisian Resor Kupang dan Polda NTT bergerak cepat mengurai putusnya jalur alternatif Sulamu-Oelamasi yang sebelumnya sempat putus akibat ambruknya Jembatan Nunpisa di Desa Oelatimo Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Minggu (1/1/2023) siang.
Langkah cepat aparat Kepolisian Polres Kupang dan Polda NTT ini dilakukan untuk membuka kembali akses jalan yang terputus akibat ambruknya Jembatan Nunpisa yang diterjang banjir pada hari Minggu (1/1/2023) dini hari tadi.
Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto S.I.K, M.H membenarkan, aksi kemanusiaan yang dilakukan pihaknya dan Polda NTT ini untuk membuka jalur alternatif agar arus transportasi bisa kembali normal
” Ya, saat ini Personil Satuan Samapta Polres Kupang bersama dengan Direktorat Samapta Polda NTT sedang membuka jalur alternatif karena sempat terputus akibat Jembatan Nunpisa yang ambruk,” terangnya.
” Satu unit eskavator sudah stand by dilokasi, ” tambahnya.
Untuk diketahui Jembatan Nunpisa yang ambruk merupakan jembatan penghubung enam kecamatan yaitu Sulamu, Fatuleu Barat, Amfoang Barat Daya, Amfoang Barat Laut, Amfoang Utara dan Amfoang Timur dengan Oelamasi Kabupaten Kupang dan Kota Kupang.
Atas putusnya jalur transportasi lintas utara Kabupaten Kupang ini Kapolres Irwan melalui Kasat Samapta Polres Kupang AKP Ivans Drajat, S.I.K mengambil langkah cepat membuka tenda darurat yang akan digunakan untuk memonitor dan membantu masyarakat demi keamanan dan kelancaran mobilitas masyarakat yg melintasi jalur tersebut serta berkoordinasi dengan Dit Samapta Polda NTT untuk bersama-sama mengurai jalur yang terputus tersebut, karena tidak bisa dilalui kendaraan sama sekali.
Hingga berita ini diturunkan, personil Sat Samapta Polres Kupang dan Ditsamapta Polda NTT sedang berada di lokasi untuk membuka ruas jalan alternatif demi mempercepat akses transportasi dari dan ke Sulamu serta wilayah-wilayah kecamatan lain disekitarnya. (#Ss/MN)
