Raknamo, MN – Setelah meresmikan kedua batalyon tempur di Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, didampingi Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe dan rombongan, Kepala Satuan Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Dudung, juga meresmikan secara simbolis 23 titik sumber air Pompa Hydran TNI AD Manunggal Air Bersih di Desa Raknamo Kecamatan Amabi Oefeto. Kamis (19/5) siang.
Dalam kesempatan tersebut, selaku Kepala Satuan Angkatan Darat, dirinya, mengucapkan limpah terima kasih kepada seluruh Babinsa dan masyarakat Desa Raknamo atas dukungannya sehingga program kerja sama dalam mengatasi kesulitan air bersih bisa terlaksana dengan baik.
Menurut KASAD Dudung, air merupakan kebutuhan dasar dan perlu mendapat penanganan serius. Karena itu, TNI AD merasa terpanggil dalam situasi ini, sehingga muncul ide yang digalakkan pihaknya yakni TNI Manunggal Air di Wilayah Indonesia khususnya di Desa Raknamo.
Program pembangunan pompa hydran ini tentu diharapkan sudah disertai dengan pelatihan kepada masyarakat maupun Babinsa sehingga bisa meningkatkan pengetahuan dan pembelajaran dalam proses pembuatannya.
Kedepan, program pompa hydran ini dipastikan akan terus dikembangkan dan dilanjutkan oleh TNI AD diberbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian TNI AD kepada masyarakat. Beliau juga berharap kiranya melalui program ini, TNI AD dapat membantu masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Terpisah, Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih karena TNI sudah banyak membantu masyarakat Kabupaten Kupang, secara khusus mengatasi masalah air melalui bantuan pembuatan pompa hydran di 23 titik di Kabupaten Kupang.
Wabup Jerry berharap, TNI-AD bersama KASAD Dudung tidak putus-putusnya membantu masyarakat Kabupaten Kupang keluar dari persoalan kesulitan air sebaliknya Pemkab Kupang lanjut ia, belum banyak mendukung pekerjaan TNI. Tentu kedepan melalui Dana Desa Pemerintah Kabupaten Kupang dan TNI-AD dapat bekerja sama membantu mengatasi persoalan ketersediaan air bersih di masyarakat. (pkp/MN)













