Berita  

Resmikan Sumur Bor di Silu, Bupati Kupang Apresiasi Kerjasama DPRD dan Pemdes

Mikannews

Silu, MN – Terima kasih kepada Anggota DPRD Kabupaten Kupang Arnoldus Mooy yang telah memprioritaskan dua kebutuhan sumur bor ini ke dalam Pokok Pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) juga Kepala Desa dan Ketua BPD karena sudah mencatat semua kebutuhan yang ada di masyarakat sekalipun dalam keterbatasan anggaran tetap mengalokasikan anggaran bagi pembangunan 1 unit sumur bor. Demikian diungkapkan Bupati Kupang, Korinus Masneno saat meresmikan pemanfaatan 2 sumur bor di Desa Silu, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Senin, (11/4)

 

Ia juga menyampaikan rasa syukur karena masyarakat Desa Silu bisa menikmati air dari 2 sumur bor yang dikerjakan menggunakan Dana Desa dan APBD II tahun 2021 dan sudah diresmikannya bagi pemanfaatan tersebut.

 

“Setiap tahun saya selalu memberi ruang untuk pokir DPRD yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah yang dimiliki. Karena para anggota DPRD yang lebih mengetahui persis apa kebutuhan dari masyarakat. Sehingga saya selalu memberi ruang bagi anggota DPRD untuk bisa berinovasi. Apalagi Air menjadi kebutuhan penting dan pokok di masyarakat, dengan air masyarakat bisa melaksanakan program Revolusi 5P,yang mana, program ini tidak bisa digerakkan jika tidak memiliki sumber air.”ungkapnya.

Baca Juga   Pj. Wali Kota Kupang Lepas Karnaval Budaya Kelurahan Liliba

 

Revolusi 5P jelas Masneno, sudah diprogramkan melalui rencana kerja 5 tahun oleh Pemerintahan Kabupaten Kupang yang dipimpinnya. Pihaknya tentu membutuhkan kurang lebih seribu sumur bor dan dibangun dari berbagai sumber anggaran baik dari Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi. Sekalipun baru di tahun ke – 3 kurang lebih 400 sumur bor sudah dibangun. Tentunya masih banyak target yang harus dikejar meskipun dalam kondisi sulit karena pandemi Covid 19 dan bencana Seroja.

 

“Selain 2 sumur bor ini, ada sumber air lainnya yang telah dibangun oleh P2AT dan pihak LSM, namun ada persoalan dari mesinnya sehingga belum bisa beroperasi dengan baik dan jika memungkinkan akan disiapkan anggaran untuk perbaikan mesin atau pengadaan mesin baru dalam rangka pemenuhan air di desa Silu karena sumber airnya cukup besar. Meski sumber air tersebut berasal dari dana yang berbeda baik dari Pemerintah Pusat sampai daerah, namun sumber tersebut dimanfaatkan demi memenuhi kebutuhan masyarakat”, jelasnya

Baca Juga   Menarik, Imanuel Polin 'Caleg Bekas Terpidana yang Siap melayani Masyarakat

 

Ia juga berharap masyarakat tetap menjalin semangat kebersamaan hingganya sumur bor ini bisa dimanfaatkan dan dikelola secara bersama-sama.

 

Terpisah, Kepala Desa Silu, Mikael Takel dalam kesempatan itu membenarkan, 2 sumur bor yang diresmikan Bupati Kupang tersebut dikerjakan menggunakan Dana Desa dan APBD tahun anggaran 2021.

 

“Sudah ada bak yang sudah tersedia 250.000 liter yang mengalir sampai ke 5 dusun. Jaringannya sudah ada sehingga masalah air bersih di desa Silu sudah bisa teratasi. Terima kasih kepada Bupati Kupang dan jajarannya serta anggota DPRD yang telah membantu kami melalui bantuan sumur bor ini.”ungkapnya.

Baca Juga   Usai Dilantik Prabowo, Wabup Aurum Hadiri Munas Percepatan Pembentukan DOB di DPR RI

 

Menurut dia, pihaknya juga sudah melakukan pendekatan dengan pihak P2AT terkait pelepasan hak atas tanah agar bangunan ini sah menjadi milik umum.

 

Hadir dalam kegiatan tersebut, Anggota DPRD Kab. Kupang Arnoldus Mooy, Staf Ahli Bupati Kupang Paulinus Ati, Kadis PMD kab. Kupang Charles Panie, Kapolsek Fatuleu IPDA. Muslikhan Sara, Ketua BPD Ananias Tanone, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda. (Nicky/MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PT. Sosoralo Mikan Media