Berita  

Pertama di Kabupaten Kupang, 136 KK di Desa Mata Air Terima Penyaluran BLT Dana Desa

Mikannews

Mata Air, MN – Sebanyak 136 Kepala Keluarga (KK) di Desa Mata Air, Kecamatan Kupang Tengah menjadi yang pertama di Kabupaten Kupang yang menerima penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT – DD) tahap I tahun 2022. Demikian diungkapkan Kepala Dinas PMD Kabupaten Kupang, Charles Panie saat menghadiri penyaluran BLT – DD Mata Air. Kamis (31/3).

Menurut dia, ada 16 KK dari 136 KK di Desa Mata Air yang terpaksa harus menerima BLT-DD mereka secara langsung karena ketiadaan Kartu Tanda Penduduk dan rekening Bank BNI.

“BLT DD ini per bulan 300 ribu rupiah, di terima untuk tiga bulan sekaligus maka setiap penerima BLT DD mendapat uang sebesar 900 ribu rupiah. Bagi penerima yang tidak punya rekening Bank BNI akan disalurkan secara tunai. Mereka ini tidak bisa buat rekening bank karena tidak punya Kartu Tanda Penduduk (KTP). hak mereka diterima penuh tidak ada potongan sedikit pun.”ungkapnya

Baca Juga   Hadiri Natal Bersama Keluarga Besar Timor- Timur, Bupati Kupang: Kasih Menguatkan Hidup Kita

Ia menjelaskan, di Kabupaten ada 160 desa, baru 19 desa yang sudah mengajukan pencairan ke kantor Badan Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah sementara 9 desa diantaranya akan segera menyusul Desa Mata Air untuk melakukan penyaluran karena uang sudah masuk di rekening desa masing-masing.

Uang BLT DD triwulan pertama sebesar 900 ribu rupiah ini harap dia, dapat dipergunakan sesuai peruntukan terutama untuk membeli kebutuhan sembako bagi kebutuhan keluarga sebaliknya tidak untuk dibelanjakan kepada hal-hal yang tidak perlu semisal, judi atau mabuk-mabukan dll.

Baca Juga   Bupati dan Wakil Bupati Kupang Hadiri Festival Budaya Anak Amfoang 

Pemerintah Desa melalui Bundes juga bisa menangkap peluang dan mengarahkan warga penerima BLT DD ini membelanjakan uang mereka, membeli sembako di Bundes sehingga uang-uang ini tetap berputar di dalam desa saja .

Terpisah, Kepala Desa Mata Air, Benny Kanuk kepada media ini menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kupang pasalnya, sudah ada sistim yang memungkinkan kepengurusan Dana Desa tidak lagi saling menunggu tetapi desa mana yang sudah beres LPJ-nya bisa terus berproses dan melakukan pencarian.

Baca Juga   Wabup Kupang : Selain Stunting Kasus Polio Sedot Perhatian Serius Pemerintah

Ia yakin, berdasarkan hasil survey internal tahun lalu, warga penerima BLT – DD Mata Air akan kembali membelanjakan uang mereka untuk kebutuhan pokok keluarga dan membangun usaha kecil seperti, dagang kue, sayuran dll (MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PT. Sosoralo Mikan Media