Borong, MN – Dalam rangka mengantisipasi terjadinya aksi terorisme pada perayaan Paskah di Wilayah Keuskupan Ruteng Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Paroki St. Gregorius Borong, Manggarai Timur (Matim) melarang Umat membawa tas/ransel saat perayaan Paskah berlangsung.
Hal ini tertuang dalam Pengumuman yang dibuat dan ditanda tangani Pastor Paroki St. Gregorius Borong, RD. Aleksius S. Hiro, Kamis (1/4) di Borong
Hal ini dilakukan Paroki St. Gregorius Borong menindaklanjuti himbau dari Pihak Keuskupan Ruteng dan Jajaran Polres Manggarai.
Selain itu dalam menyikap situasi dan kondisi keamanan perayaan Paskah saat ini, jadwal Perayaan Liturgi di setiap titik perayaan mengalami perubahan, antara lain, Misa Kamis Putih (Misa I : Pkl.14.30 Wita, Misa II : Pkl.16.30 Wita), Jumat Agung (Misa I : Pkl 12.30 Wita, Misa II : Pkl 15:00 Wita) Sabtu Suci, Misa I : Pkl 14.30 Wita, Misa II: Pkl. 16.30 Wita) Minggu Paskah, Misa I Pkl. 06.30 Wita, Misa II Pkl. 08.00 Wita). Sementara untuk titik perayaan Tanggo dan Longko Jadwal Misa Kamis Putih dan Sabtu Suci di Majukan ke Pkl. 16.30 Wita.
Umat juga dihimbau untuk tetap mematuhi Protokol kesehat dengan mengenakan Masker, Cuci tangan dan menjaga jarak.
(*/epozth/mn)



