Borong, MN – Banjir akibat luapan air kali Wae Tuan menerjang lahan persawahan warga kampung Kakang Desa Pong Ruan Kecamatan Kota Komba Utara Kabupaten Manggarai Timur beberapa waktu lalu, menyebabkan padi yang siap dipanen pada lahan milik Rafael Pati, Ber Nangguk dan Goris rusak hingga gagal panen
Dilaporkan sampai saat Pemerintah baik pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Matim belum merespon peristiwa bencana tersebut. Kini para korban tak bisa berbuat apa apa, sembari berharap bantuan dari pemerintah daerah.
Plt. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Mikael Jaur saat dikonfirmasi terkait penanggulangan bencana yang dialami Warga Kakang tersebut, Kamis (25/3) di Borong, mengakui pihaknya belum mendapat informasi terjadinya bencana tersebut hal itu dikarenakan belum adanya laporan dari Pemerintah desa Pong Ruan.
“Belum ada laporan dari Pemeritah Desa Pong Ruan, diharapkan pemerintah desa segera memberikan laporan kepada BNPB agar kami secepatnya melakukan antisipasi”, ujarnya
Menurutnya jika bencana yang terjadi dilahan persawahan warga Kakang tersebut disebabkan oleh jebolnya saluran irigasi yang merupakan program Pemerintah Provinsi maka pihaknya tidak bisa intervensi telalu jauh. Pihaknya lanjut dia akan lakukan konsultasi dengan Pemerintah Provinsi agar bisa menyelesaikan persoalan tersebut
Tetapi Apabila irigasi yang jebol itu merupakan program dari Pemda Matim, lanjut dia maka pihakny akan lakukan konsultasi dengan OPD lain seperti PUPR untuk melakukan antisipasi secepat mungkin.
(*/epozth/mn)



