Belum Diaspal Bertahun-tahun, Jalur Elar-Ruteng di Desa Kaju Wangi Sulit Dilintasi

Mikannews

Borong, MN – Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Manggarai Timur (Matim), NTT, saat ini dalam kondisi rusak dan memperihatinkan. Salah satunya ruas jalan di Kampung Kelok Desa Kaju Wangi Kecamatan Elar

Ruas jalan jalur Elar-Ruteng di Desa Kaju Wangi itu hingga saat ini belum dispal sehingga sulit dilalui kendaraan apalagi dimusim penghujan

Seorang Sopir Bis Kayu kepada Media ini, Minggu (18/4) mengatakan saat melintas di jalur itu mereka harus ekstra hati- hati, karena melintasi jalur yang ekstrim itu setiap saat keselamatan mereka terancam

“Kami harus ekstra hati-hati, apalagi kondisi jalan ini dari duluh belum tersentu aspal. Kami setiap kali melewati jalur ini harus siapkan dedak dan juga kami meminta warga sekitar untuk tarik mobil apabila dedak habis saat slep”, ujarnya dan meminta namanya tidak dimediakan

Baca Juga   PMKRI Ende Desak Bupati Copot Kepala Dinas Dukcapil Ende

Menurutnya untuk memperlancar lalu lintas kendaraan saat melintas di jalur itu para sopir yang dibantu warga menimbun batu batu berukuran besar pada sejumlah titik yang sudah berlobang, namun sering kali batu batu tersebut tenggelam akibat lumpur yang dalam.

“Jujur saja kami selalu menimbun batu batu besar setiap kali lewat di jalur ini demi kelancaran transportasi akan tetapi batu yang ditaru tenggelam terus”, ujarnya

Menurutnya kerusakan itu terjadi diakibatkan ketiadaan  saluran drainase apalagi ruas jalan itu belum diaspal sehingga muda terkikis air hujan.

Baca Juga   Ruas Jalan Kembur - Metuk di Matim Sudah Rusak Parah

Sementara itu salah seorang warga Kelok DH (35) kepada media mengatakan akibat kondisi ruas jalan yang sudah rusak itu mereka harus menyiapkan beberapa hal takkalah mereka hendak bepergian dengan menggunakan jasa transportasi seperti Ke Ruteng atau ke Borong

“Apabila kami mau pergi ke Borong ataupun ke Ruteng bukan hanya biaya transportasi yang kami siapkan akan tetapi juga kami harus mempersiapkan tenaga untuk tarik mobil karena kondisinya sangat ekstrim dan sangat berbahaya”, tutur DH

“Banyak pengendara roda dua yang sering jatuh di sini dan bahkan jika demi keselamatan nyawa terpaksa kendaraanya didorong”, tambahnya

Baca Juga   SMSI Apresiasi Upaya MER-C Bantu Korban Gempa di Afghanistan

Warga Desa Kaju Wangi pun berharap agar Pemerintah Manggarai Timur segera membangun jalur itu sehingga memudakan warga ataupun kendaraan saat melintasi jalur tersebut.

(*/epozth/mn)

error: PT. Sosoralo Mikan Media