Berita  

Distan Dukung Pemerintahan Baru Menuju Swasembada Pangan di Kabupaten Kupang

Mikannews

Oelamasi, MN – Dinas Pertanian Kabupaten Kupang siap mendukung program pemerintahan baru, Bupati dan Wakil Bupati Kupang periode 2025 – 2030 Yosef Lede dan Aurum Titu Eki melalui pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Agribisnis. Pembentukan BUMD Agribisnis menuju swasembada pangan di Kabupaten Kupang.

 

Amin Juariah yang ditemui media ini di ruang kerjanya di Oelamasi, Rabu (19/02/205) siang mengungkapkan,  program BUMD Agribisnis yang dicanangkan Bupati Yosef Lede ini dapat digambarkan dalam dua hal penting yakni Hulu dan Hilir.

 

Dijelaskan hulu berarti berkaitan dengan persiapan para petani untuk memproduksi dan meningkatkan produksi yang didukung oleh dengan pengadaan alat pertanian konsep-konsep pertanian yang terintegrasi sementara hilir berkaitan dengan persiapan lahan, kekurangan benih dan kurang ketersediaan pupuk.

 

Baca Juga   Harga Apel Jatuh, Petani Mengeluh, AHY: Kita perjuangkan Kepentingan Petani

 

Kadis pertanian tersebut menyoroti tentang masalah distribusi pupuk yang masih menjadi masalah serius di Kabupaten Kupang. Dirinya mengapresiasi langkah Bupati Yosef Lede yang telah merencanakan strategi dan upaya untuk mengatasi hal ini dengan menjadikan BUMD yang dibentuk menjadi distributor dan pengecernya adalah BUMDES.

 

“Saat ini kewenangan dinas itu tidak ada untuk menentukan siapa pengecernya tapi distributor yang menentukan. Jadi apabila distributor sudah dipegang oleh BUMD Berarti BUMD ini berkewenangan untuk menentukan BUMDES-BUMDES menjadi pengecer dengan harapan pupuk-pupuk bersubsidi tentunya mendapat pengawasan yang lebih bagus dan ketersediaannya pengecer diharapkan lebih aman lagi sehingga nanti masalah kekurangan modal oleh pengecer yang sekarang ini dialami tidak terjadi. Bahkan mungkin admin juga menjadi salah satu syarat untuk menjadi pengecer itu akan disediakan oleh BUMD misalnya yang ditangani oleh BUMDES”. Jelasnya.

Baca Juga   Tingkatkan Kinerja, ASN Pemkab Kupang Wajib Apel Pagi dan Sore

 

Dinas Pertanian Kabupaten Kupang yang dipimpinnya saat ini mendukung penuh program ini, sebab BUMD Agribisnis yang dibentuk dapat mengatasi masalah harga yang sering tidak stabil menjelang musim panen. BUMD ini diharapnya  dapat menggantikan peran yang selama ini dilakukan oleh BULOG.

 

“Dengan standar harga yang sudah ditentukan pemerintah, agribisnis bisa melaksanakan itu yang selama ini perannya sekarang ini dibebankan pada bulog. Pemerintah daerah bisa berperan di situ apakah nanti melalui BUMDES atau langsung ke Agribiisnya Pada prinsipnya Kami siap mendukung untuk menuju swasembada pangan baik itu tanaman maupun horti”. Ungkapnya.

 

Pasca  kunjungan menteri pertanian beberapa waktu lalu, pihaknya telah  mengusulkan banyak program, seperti 45 paket jaringan irigasi tersier kit dan 35 paket rehab bendungan. Hal ini sebutnya sebagai dukungan bagaimana meningkatkan indeks pertanaman, yang dari sekali tanam menjadi dua kali, bahkan dimungkinkan tiga kali, meskipun komoditasnya nanti berbeda.

Baca Juga   Dibuka Bupati Kupang, Turnamen Lazarus Laiskodat Memorial Cup II Resmi Bergulir 

 

Dinas pertanian kabupaten Kupang berkomitmen mendukung penuh program yang dicanangkan oleh pemerintahan baru Yosef Lede dan Aurum Titu, sebagai bentuk dorongan menuju swasembada pangan. (sam/MN)

error: PT. Sosoralo Mikan Media