Berita  

Fashion Show dan Tarian Kreasi Meriahkan Perayaan Ulang Tahun GMIT dan Hari Reformasi di Jemaat Ora et Labora

Mikannews

Kupang, MN – menyongsong danĀ  merayakan ulang tahun Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) dan Hari Reformasi, Gereja Ora Et Labora Oesapa menggelar kegiatan fashion show dan tarian kreasi daerah. Kegiatan yang dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Dumuliahi Djam tersebut, berlangsung di halaman gereja Ora Et Labora Oesapa. Senin (28/10/2024) malam.

 

Dalam sambutannya, Dumuliahi Djami menyampaikan apresiasi kepada panitia Hari Raya Gerejawi Jemaat Ora Et Labora Oesapa yang telah bekerja sama dengan pemerintah Kota Kupang dalam menyelenggarakan acara ini. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan gereja merupakan langkah yang positif. “Kolaborasi antara pemerintah kota, khususnya Kelurahan Oesapa, dengan gereja Ora Et Labora merupakan langkah yang kita harapkan. Apapun kegiatannya, kita harus gandeng gereja, gereja gandeng pemerintah, sehingga apapun yang kita lakukan, Tuhan setuju, juga masyarakat setuju,” ujarnya.

Baca Juga   Anita Gah Desak Pemkot Kupang Segera Bagikan 423 SK Guru P3K

 

Lebih lanjut, ia menyarankan agar ke depannya informasi mengenai acara seperti ini dapat disampaikan lebih awal kepada masyarakat, baik melalui sekolah minggu, kebaktian remaja, atau pemuda. “Sehingga mereka bisa ikut lebih banyak lagi,” tambahnya.

 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Kupang, Dumuliahi Djami, juga berharap agar acara seperti ini dapat dilakukan secara rutin setiap tahun. “Kalau boleh, kegiatan ini jangan hanya sekali, tapi setiap tahun minimal satu kali bisa kita lakukan,” tutupnya.

 

Sementara, Ketua Panitia Hari Raya Gerejawi, GMIT Ora et Labora Oesapa Orys Talan, mengungkapkan, kegiatan ini bertujuan untuk membangun kebersamaan di antara jemaat.

 

Kegiatan iniĀ  berlangsung selama dua hari, dari 28-29 Oktober 2024, yang diisi dengan fashion show, tarian kreasi daerah, dan kegiatan jalan balon.

Baca Juga   Jeriko Berbagi Kasih di Perayaan Natal Jurnalis NTT

 

“Dengan kegiatan ini, kamiĀ  berharap bisa membangkitkan jemaat untuk bisa ada dalam kebersamaan seperti ini,” kata Orys.

 

Acara ini terbuka untuk semua kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua dan lansia.

 

“Karena bulan ini adalah bulan keluarga, maka lomba ini kami buat untuk semua usia,” jelasnya. Peserta fashion show pun datang dari berbagai tempat, namun pihak panitia memberikan kesempatan khusus bagi peserta baru yang belum pernah memenangkan lomba sebelumnya.

 

Selain itu, Orys menyatakan,Ā  acara ini juga mengundang warga dari berbagai latar belakang agama, termasuk Muslim dan Katolik, untuk turut hadir dan berpartisipasi. “Kami melibatkan bukan hanya jemaat, tapi juga mengundang semua orang untuk hadir dalam kegiatan ini,” imbuhnya.

 

Kegiatan ini juga menjadi ajang kompetisi yang melibatkan para juri berpengalaman untuk menilai penampilan peserta. Tersedia tiga kategori juara, yaitu juara 1, 2, dan 3, yang diharapkan dapat memotivasi para peserta untuk menampilkan yang terbaik dalam setiap penampilan mereka.

Baca Juga   Jaksa Tahan Kades Sahraen, Diduga Korupsi Dana Desa Jual-Beli Sapi Senilai 235 JutaĀ 

 

Acara yang penuh semangat kebersamaan ini diharapkan dapat terus menjadi bagian dari perayaan yang melibatkan seluruh masyarakat Oesapa dan sekitarnya, memperkuat tali persaudaraan dan persatuan antar warga.(diksen/MN)

error: PT. Sosoralo Mikan Media