Kupang, MN – Pada prinsipnya SD Inpres Oesapa Kecil sangat mendukung program kebersihan yang digagas Pemerintah Kota Kupang di bawah kepemimpinan PJ Wali Kota Kupang, George Hadjo. Demikian hal ini diungkapkan Kepala Sekolah SD Inpres Oesapa Kecil Wensislaus Kavit, S.Pd, kepada media ini di ruang kerjanya, Senin (14/11/2022).
Menurut dia, kebersihan menjadi hal penting dan utama, baik di lingkungan instansi sekolah maupun di instansi lain.
Ia mengakui sebelum adanya gerakan memungut sampah oleh ASN Kota Kupang, terdapat sejumlah TPS yang masih tertumpuk sampah di berbagai sudut kota. Namun, sekarang hampir tidak terlihat tumpukan sampah di sejumlah TPS tersebut.
“Saya senang dengan program kebersihan yang dicanangkan oleh Penjabat Wali Kota Kupang, seminggu pertama memimpin ia turun langsung melihat kebersihan di sekolah – sekolah,”ungkapnya.
Tidak main-main dukungan pihak SDI Oesapa Kecil terhadap gerakan kebersihan Pemkot Kupang, betapa tidak, untuk menjaga agar sekolah ini tetap bersih pihaknya sepakat lakukan rapat evaluasi setiap bulannya.
“Sampah – sampah yang terkumpul dimasukan dalam karung dan bila sudah penuh, kami berkordinasi dengan pihak kelurahan untuk mengangkut ke TPS,” terangnya.
Ia juga mengungkapkan sesuai hasil pemeriksaan dari Dinas Pendidikan Kota Kupang SD Inpres Oesapa Kecil 1 mendapatkan nilai kebersihan 78.
Hal tersebut dilakukan 1 minggu sebelum ada kunjungan dari penjabat Wali Kota Kupang.
Menyinggung soal kesiapan SDI Oesapa Kecil menerima kunjungan tim juri Independen yang akan melakukan penilaian di sekolah – sekolah, ia mengaku, pada prinsipnya, kami sudah siap menerima kehadiran para Juri Independen tersebut.
“Target kami memperoleh nilai 98 point. Tetapi, itu kembali pada pada tim penilai sendiri,”ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) di bawah pimpinan Penjabat Wali Kota George M. Hadjoh, untuk menjadikan Kupang menjadi kota terbersih di Indonesia, rupanya terus digalakkan. Seperti halnya yang dilakukan warga SD Inpres Oesapa Kecil 1, Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima.
Mereka yang terdiri dari para siswa, guru, serta seluruh karyawan sekolah mengunakan waktu 15 menit sebelum masuk kelas dan sebelum pulang sekolah melakukan aksi bersih ruang kelas maupun di sekitar lingkungan sekolah. (MN)













