Kupang, MN – Pemerintah Kota Kupang dan Universitas Nusa Cendana Kupang sepakat bekerjasama melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Kesepakatan kerjasama antara Pemkot Kupang dan Undana ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dan Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M Sc, di Aula Gedung Rektorat Undana Kupang, Selasa (16/8/2922) sore.
Wali Kota Kupang, Jefri Riwu Kore dalam kesempatan itu menjelaskan, pihaknya merasa perlu menggunakan kemampuan yang dimiliki Undana untuk melakukan pendampingan melalui sejumlah program pemberdayaan masyarakat, diantaranya, pertanian, perikanan dan peternakan.
Menurut Jeriko, program pemberdayaan masyarakat disektor perikanan misalnya budidaya ikan lele, hal ini tentu membutuhkan pendamping dan asupan pengetahuan agar masyarakat tidak asal-asalan dan berujung gagal
Pihaknya ungkap Jeriko, sangat berterima kasih karena Undana mau bekerjasama melalui program-program pemberdayaan masyarakat bersama Pemerintah Kota Kupang.
Penandatanganan kerjasama ini juga kata Jeriko, sebagai momentum untuk selanjutnya bisa dilanjutkan oleh pemimpin Kota Kupang berikutnya.
Dijelaskan, Berdasarkan situasi dan kondisi saat ini, perekonomian Kota Kupang sangat terdampak akibat pandemi Covid-19 dan badai Saroja
“untuk itu, kami juga tidak hanya berharap pada pembangunan infrastruktur saja tetapi juga kesejahteraan dan pembangunan ekonomi masyarakat jauh lebih penting dari segala-galanya.”ungkapnya
Diaisi lain, jelas Jeriko, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kupang hanya sebesar 146 miliyar rupiah. Angka ini perlu ditingkatkan Untuk itu pihaknya selalu berkordinasi dan membangun komunikasi dengan Pemerintah Pusat termasuk meminta bantuan langsung kepada Presiden Jokowi
“Kalau tidak punya link dengan Pemerintah Pusat (Pempus) kita tidak punya tambahan dana dan anggaran. Kebetulan saya menjadi pengurus pusat asosiasi walikota seluruh Indonesia sehingga saya mudah bertemu langsung dengan pak Presiden Jokowi dan disitulah kesempatan saya bisa menyampaikan dan mendapatkan banyak bantuan dari Pempus.”bebernya
Sementara, Rektor Undana, Dr. drh. Maxs U. E. Sanam, M Sc dalam kesempatan itu menjelaskan, Undana secara geografis dan administratif berada di Kota Kupang. Untuk itu, Undana memiliki peran dan kontribusi yang bisa dirasakan masyarakat Nusa Tenggara Timur secara khusus masyarakat Kota Kupang
Menurut Max Sanam, pihaknya menyambut baik kerjasama ini, modal yang dimiliki Undana hanyalah SDM, baik SDM yang dimiliki Dosen, Peneliti maupun Mahasiswa dan kalau dipercayakan tentu akan menjadi suatu kekuatan dahsyat yang mampu menopang pembangunan
Saat ini, ungkap Sanam, isu-isu strategis masih diseputar masalah stunting, kemiskinan dan lainnya Hal ini tentu menjadi masalah bagi Nusa Tenggara Timur dan undana akan mengambil peran melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
Dijelaskan, Didalam MBKM ada 8 bentuk kegiatan tetapi saat ini yang paling menonjol adalah program Bakti Desa melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik yang merespon terhadap persoalan stunting.
Tahun ini sebut Sanam, ada sebanyak 2000 mahasiswa KKN Undana sedang melaksanakan tugas lapangan dibeberapa daerah dan Kota Kupang mendapat penyaluran mahasiswa KKN paling banyak, yakni 500-an orang. (MN)













