Berita  

Wabup Kupang Hadiri Pesta Pelindung Kapela St. Petrus Nunsena dan Syukuran Panen Stasi St. Bernardus Oelbeba

Mikannews

Sillu, MN – Kegiatan ini berlangsung di Gereja Katolik Kapela St. Petrus Nunsena, Desa Sillu, Kec. Fatuleu, Kab. Kupang. Rabu (29/06/2022)

 

Turut mendampingi, Anggota DPRD Kab. Kupang Benediktus Humau, Sekretaris Satpol Pamong Praja dan Kebakaran Kab. Kupang Fritz A.O. Lesitona dan para umat St. Petrus Nunsena.

 

Wabup Kupang Jerry Manafe dalam kesempatan tersebut mengatakan meskipun dengan cuaca hujan seperti ini masyarakat harus tetap bersyukur khususnya bagi para umat St. Petrus karena diberi berkat melalui syukuran hasil panen dari kebun masyarakat.

 

Baca Juga   Gas! Jeriko - Adinda Paslon Nomor 4 Peserta Pilkada Kota Kupang

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat kab. Kupang khususnya masyarakat desa Sillu yang telah menjalankan program Bupati dan Wakil Bupati Kupang tentang Revolusi 5P.

 

Menurutnya, apa yang pemerintah kerjakan kembali lagi kepada masyarakat. “Saya lihat, apa yang pemerintah kerjakan, kembali lagi kepada masyarakatnya. Pemerintah membuat program namun jika masyarakat tidak mau kerja, sama saja. Karena itu, masyarakat kab. Kupang harus bekerja sama dengan pemerintah demi kesejahteraan masyarakat, dalam hal ini umat atau jemaat di kab. Kupang”, jelas Wabup Jerry.

 

Akhir kata, Wabup Kupang mengucapkan proficiat bagi para pengurus stasi serta para panitia yang sudah berupaya untuk melaksanakan kegiatan syukuran panen ini meskipun dalam kondisi hujan.

Baca Juga   TMMD Wadah Kolaborasi Kodim 1604 dan Pemerintah Bangun Kabupaten Kupang 

 

Dilanjutkan Romo Ansel Liu Pere, bersama Uskup dan semua komisi, kami bertemu di Keuskupan Agung Kupang untuk memberikan contoh bagaimana menanam sorgum di daerah yang kering ternyata sangat cocok untuk bertumbuhnya sorgum.

 

Menurutnya, jika pemerintah bisa turun ke lapangan untuk membantu masyarakat, maka Uskup juga turun tangan dan bekerja untuk memberikan contoh bagi masyarakat.

 

“meskipun dunia mengalami krisis panen, tapi kita masih mendapatkan kesempatan untuk syukur panen disini. Ini merupakan satu bukti pertanggungjawaban dalam mengelola berkat Tuhan secara baik.” tutup Romo Ansel. (pkp/MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PT. Sosoralo Mikan Media