News  

PTM Terbatas SMPN 1 Kupang Tengah Berlangsung Aman dengan Prokes Ketat

Mikannews

Kupang, MN – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di SMP 1 Kupang Tengah yang diberlakukan sejak 24 September lalu hingga kini masih berjalan aman dan lancar dengan menerapkan protokoler kesehatan secara ketat. Demikian diungkapkan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Herlina Kleing kepada media ini di ruang kerjannya, Rabu (29/9) siang.

Menurut dia, pihak sekolah yang dipimpinnya itu sudah seminggu melaksanakan PTM terbatas dan masih berjalan dalam keadaan normal dan tidak ada informasi adanyq siswa atau guru yang terpapar.Covid-19

Untuk menjaga PTM terbatas agar bisa berlangsung aman dari ancaman penyebaran Covid-19 pihaknya jelas dia secara ketat menjalankan prokes Covid 19 tanpa kecuali diberlakukan terhadap anak peserta didik, para tamu maupun kepada guru-guru di sekolah itu.

Baca Juga   Pemkot Kupang Raih Penghargaan Paritrana Award  

Penerapan prokes Covid19 yang dilakukan pihaknya tentu masih sama dan tidak jauh berbeda seperti yang dilakukan di sekolah – sekolah lain, seperti di antaranya, memakai masker, mencuci tangan di air yang mengalir dan menjaga jarak

Tidak hanya itu, setiap tamu yang masuk ke sekolah itu dipastikan akan melewati satu- satunya pintu depan yang dijaga Satuan Pengamanan (Satpam) sekolah dan wajib mengikuti tahapan pengukuran suhu tubuh

“soal jaga jarak, posisi tempat duduk anak di kelas yang sebelumnya satu kelas 32 siswa kami bagi menjadi dua shift setiap kelas dan sekarang 1 kelas hanya 16 murid saja. Padahal normalnya 32 siswa per kelas dan semua ada 31 rombongan belajar kini menjadi 62 rombel maka setiap shift per kelas hanya boleh datang belajar tatap muka 2 kali seminggu.” Jelasnya

Baca Juga   Wali Kota Launching Galeri ATM Kontainer Bank NTT KCU Kupang

Pihaknya jelas dia, juga sudah memasang sejumlah poster berisi himbauan prokes Covid-19 di setiap ruang kelas. Tidak hanya itu pihak sekolah juga mendapat dukungan kerja dari para Satpam untuk mengukur suhu tubuh dan mengatur keluar masuk siswa di sekolah itu.

“Kami juga langsung mengarahkan usai jam pelajaran para murid langsung pulang tidak boleh ada yang berkerumun dan berlama-lama di luar pagar sekolah, mereka disuruh langsung pulang. Mereka keluar sekolah jam 10.30 dan transportasi umum sudah pada tunggu jadi anak-anak keluar sekolah langsung diarahkan segera pulang ke rumah. Pokoknya tidak ada celah untuk mereka berkerumun dan berlama-lama di depan luar pagar sekolah

Baca Juga   Danlanud Minta Pemkot Bangun Jogging Track di Kawasan AURI

Dirinya berharap, tugas menjaga prokes Covid-19 tidak hanya dilakukan pihak sekolah tetapi juga harus mendapat perhatian serius para orang tua wali murid sehingga aturan prokes Covid 19 tetap dilaksanakan secara ketat dan PTM terbatas di SMP Negeri 1 Kupang Tengah tetap berjalan aman dan lancar serta terhindar dari ancaman Covid-19. (SD)

error: PT. Sosoralo Mikan Media