Berita  

Per Juni 2026 Penerimaan PAD Sektor Peternakan Capai 71,61% dari Target 2,5 Miliar

Mikannews

Oelamasi, MN – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Peternakan yang ditetapkan pemerintah Kabupaten Kupang sebesar 2,5 miliar, per Juni 2026 capaiannya sudah sebesar lebih dari 1,7 miliar rupiah atau 71,61 persen. Demikian diungkapkan, Plt. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Oktaviana Manulangga menjawab pertanyaan media ini di ruang kerjanya, Rabu (15/7/2026) sore.

 

Menurut dia, hingga diakhir semester 1 penerimaan PAD sektor peternakan sudah melampaui target penerimaan sesuai yang ditetapkan pemerintah Kabupaten Kupang.

 

Penerimaan PAD sektor Peternakan ini sebut dia, diperoleh dari beberapa item di antaranya, melalui Rumah Potong Hewan (RPH), targetnya 1 miliar. capaiannya sudah sebesar Rp742.500.000 atau 74,25 persen. Berikut dari penjualan produksi usaha etok atau bibit ternak antar pulau, targetnya 1,1 miliar realisasinya 1,6 miliar atau sebesar 139,27 persen dan melampaui target penerimaan. Menyusul, penerimaan dari Pemanfaatan Aset Daerah dari Pasar Ternak Lili, Baun dan Oemofa. Jadi total penerimaan retribusi Pemanfaatan Aset Daerah yang targetnya sebesar 1.07 miliar saat ini realisasinya sudah mencapai 125 juta atau 11,77 persen.

Baca Juga   Jaksa Pastikan Tidak Periksa  Anggota DPRD NTT Soal  Dugaan Korupsi Yayasan Tunas Timur 

 

Dinas Peternakan Kabupaten Kupang dipimpinnya sangat optimis dapat mencapai atau bahkan melampaui target penerimaan sebesar 2,5 miliar. Pasalnya, ada beberapa pos penerimaan yang belum termasuk seperti dari Kuota Pengeluaran Ternak, pengiriman DOC dan telur. Sesuai targetnya Rp450 juta dan realisasi per Juni 2026 sebesar Rp232.249.950.

 

Menyinggung soal potensi PAD lain  yang sedang diupayakan Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, pihaknya beber dia, sedang berusaha untuk mendapatkannya dari uji kebusukan daging guna mendukung MBG agar benar-benar daging yang dikelola SPPG aman, higenis dan sehat.

Baca Juga   Hadiri Sidang Klasis Fatuleu Barat, Bupati Korinus Minta Dilaksanakan dengan Kasih

 

“SPPG-SPPG yang ada di Kabupaten Kupang ini kan ketika kami melihat ada beberapa SPPG yang ditemukan ada persoalan, daging-daging rusak dan berulat jadi kami coba memasukkan upaya untuk melakukan uji kebusukan daging. Seperti daging ayam beku dll. Yang penting berhubungan dengan daging, kita akan melakukan uji kebusukan daging dan sementara disiapkan.” Jelasnya.

Baca Juga   Sambut Natal, Demokrat Kabupaten Kupang Berbagi Kasih di Panti Asuhan YAPI dan Ceria

 

Selain itu, masih ada potensi PAD lain yang juga sedang diupayakan pihaknya yakni pembentukan laboratorium RBT terkait penanganan penyakit brucellosis atau sakit keguguran pada ternak sapi. (Sam/MN)

error: PT. Sosoralo Mikan Media