Berita  

Petani Kabupaten Kupang ‘Naik Kelas’ Pupuk dan Semprot Hama Pakai Drone Spray 

Mikannews

Oelamasi, MN – Dari cangkul ke traktor, dari arit ke Combine, dari semprot manual ke drone spray, begitulah fakta yang terungkap  saat penyerahan bantuan alsintan kepada puluhan kelompok tani (Poktan) oleh Bupati Kupang, Yosef Lede bersama sejumlah anggota DPRD di halaman depan Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang di Oelamasi. Rabu (6/5/2026) sore. Betapa tidak, dalam penyerahan bantuan sejumlah unit traktor, crowler dan traktor roda dua, ada juga bantuan 1 unit Drone Spray jenis Pari Agra 30 dengan kapasitas daya angkut 40 liter dan bisa melayani 10 – 20 hektar dalam sekali terbang.

 

Menyinggung soal bantuan 1 unit drone spray yang diberikan kepada Poktan Brigade Pangan Mandale (Manusak – Pukdale), Bupati Kupang, Yosef Lede kepada media ini membenarkan, sistem pertanian di Kabupaten Kupang sudah maju, dari cangkul ke traktor, dari arit ke Combine dan dari semprotan manual ke drone spray.

*Tidak usah jauh-jauh, sebelumnya petani kita hanya bisa menggunakan cangkul sekarang sudah pakai traktor, dulu pakai semprot manual sekarang bisa pakai drone spray. Drone Spray ini juga bagian dari keunggulan teknologi pertanian untuk mempermudah kerja petani dan tidak membutuhkan banyak tenaga kerja Selain itu, Drone Spray ini juga akan mengurangi beban pembiayaan petani. Karena kalau tanam 4 hektare butuh tenaga kerja banyak untuk pupuk dan semprot hama. Bahkan alat ini juga bisa digunakan untuk penaburan benih.”bebernya.

Baca Juga   Pimpin Apel di Sekretariat DPRD, Pj. Bupati Puji Kebersihan Kantor

 

Menurutnya, keunggulan teknologi pertanian yang sekarang sudah ada dan bisa dilakukan oleh petani Kabupaten Kupang ini pastinya untuk mempermudah kerja petani karena sistem pertanian yang maju, efektif, efisien dan dapat meningkatkan hasil produksi pertanian secara optimal.

 

Pemerintah Kabupaten yang dipimpinnya, tentu akan terus berjuang, tak henti-hentinya meminta bantuan Kementerian Pertanian untuk memenuhi kebutuhan alsintan petani dan alat-alat modern seperti ini tidak cukup satu.

.

Terpisah, anggota DPRD Kabupaten Kupang dari fraksi PSI, Absalom Buy, kepada media ini mengungkapkan, pemerintah Kabupaten Kupang melalui dinas teknis harus memberikan edukasi terkait bagaimana menggunakan alat pertanian modern seperti drone spray ini. Yang jelas, ungkap dia. hasil panen petani Kabupaten Kupang meningkat karena juga didukung oleh alat-alat pertanian modern termasuk drone spray ini.

“Saya pikir Brigade Pangan Mandale yang mendapatkan drone spray ini punya Kesempatan awal yang baik dan harus menjadi contoh bagi petani lain di Kabupaten Kupang.”ungkapnya.

Baca Juga   Bupati Kupang Beri Bantuan Sosial ke Lansia Sebatang Kara di Noelbaki

 

Senada, anggota DPRD Kabupaten Kupang dari fraksi Perindo, Mesak Mbura kepada media ini membenarkan, petani Kabupaten Kupang sudah sangat mengikuti perkembangan zaman. Drone spray ini sangat efektif untuk membantu kerja petani disaat pemupukan dan penyemprotan hama.

“Kita sudah mulai alih teknologi dari cangkul ke traktor dari semprot manual ke drone spray. Ini luar biasa. petani kita naik kelas, harus  upgrade pengetahuan, dituntut-tuntut semakin maju mengenal dan menggunakan mengenal teknologi pertanian terbarukan. Semoga bisa ditambah lagi, kita mungkin petakan daerah strategis pertanian seperti di Kupang Timur, Kupang Tengah berapa dll,  bisa juga dapat drone spray seperti ini.”harapnya

 

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang melalui Kabid Prasarana dan Sarana Pertanian, Tersia Kire membenarkan, alsintan yang diserahkan secara bersama Bupati Kupang dan sejumlah anggota DPRD di antaranya, Traktor TR4 4 unit, TR Crawer 2 unit, 16 unit TR2  dan 1 unit Drone Spray untuk Poktan Brigade Pangan Mandale (Manusak – Pukdale)

 

Menurutnya, Drone Spray ini berjenis Pari Agra 30 dengan kapasitas angkut 40 liter tentunya, Drone Spray ini sangat membantu disaat proses pemupukan dan penyemprotan hama.

Baca Juga   Wali Kota Jeriko Lepas 155 Calon Jemaah Haji Kota Kupang ke Tanah Suci

 

Drone Spray Pari Agra 30 ini akan bekerja secara cepat dengan cara terbang dan melakukan penyemprotan lewat udara. Jadi untuk 1 hektare lahan tidak membutuhkan waktu berhari-hari cukup beberapa menit saja

 

Dijelaskan, sekali terbang Drone Spray Pari Agra 30 ini dapat melayani 10-20 hektar lahan sawah dan orang yang mengoperasikan drone ini sebut pilot. Jadi untuk menjadi pilot harus sudah  melalui pelatihan secara khusus di Jakarta dan pelatihan pilot Drone Spray Pari Agra 30 ini akan didampingi staff bidang PSP Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang.

“Jadi tidak langsung dilepas begitu saja tetapi terlebih dahulu harus sudah melalui pelatihan dan benar-benar mahir sebagai pilot drone spray.”ungkapnya. (sam/MN)

error: PT. Sosoralo Mikan Media