Berita  

Deasy Ballo-Foeh Sebut Pembangunan Patung Kristus Memberkati di Semau Sudah Final

Mikannews

Oelamasi, MN – Politisi PDI Perjuangan yang juga anggota DPRD Kabupaten Kupang, Deasy Ballo-Foeh, menegaskan, pembangunan Patung Kristus Memberkati di Pulau Semau telah melalui sejumlah mekanisme perencanaan dan penganggaran. Karena itu, menurutnya, program tersebut kini tinggal dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

 

Kepada Mikannews.com di Oelamasi, Senin (12/10/2026), Deasy menjelaskan, pembangunan patung tersebut merupakan bagian dari visi dan misi Bupati Kupang Yosef Lede dan Wakil Bupati Aurum Obe Titu Eki saat mengikuti Pilkada Kabupaten Kupang.

 

Ia mengatakan, setelah terpilih, kepala daerah berkewajiban menjalankan program yang tertuang dalam visi dan misi, yang selanjutnya dijabarkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan dibahas bersama DPRD.

 

“Program ini sudah melalui mekanisme perencanaan dan pembahasan anggaran bersama DPRD. Karena itu, sekarang tinggal dilaksanakan oleh pemerintah,” tegas Deasy.

 

Meski demikian, ia menilai berbagai dinamika dan kritik terkait pembangunan patung tersebut tetap perlu diterima sebagai masukan dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap pembangunan daerah.

Baca Juga   Pj Wali Kota Lepas Kontingen Pesparani Perwakilan Kota Kupang

 

Deasy juga menepis anggapan bahwa pembangunan Patung Kristus Memberkati akan menghambat pembangunan sektor lain. Menurutnya, APBD Kabupaten Kupang tidak hanya dialokasikan untuk proyek tersebut, tetapi juga untuk pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, penyediaan air bersih, dan kebutuhan dasar masyarakat lainnya.

 

Ia mencontohkan rencana pembangunan sejumlah gedung di Rumah Sakit Naibonat dengan nilai anggaran mencapai Rp70 miliar yang, berdasarkan informasi yang diterimanya, akan dikerjakan pada tahun depan.

 

“Saya percaya, dalam kondisi keuangan daerah yang cukup menantang, Bupati tetap optimistis mencari dukungan anggaran dari pemerintah pusat untuk membiayai kebutuhan pembangunan daerah,” ujarnya.

 

Selain menjadi bagian dari program pembangunan daerah, Deasy menilai pembangunan Patung Kristus Memberkati berpotensi memperkuat daya tarik pariwisata Pulau Semau.

Baca Juga   Warga Bakunase Minta Pemkot Kupang Tindak Tegas Pelaku Buang Sampah Sembarangan

 

Menurutnya, Semau memiliki pantai-pantai dengan panorama alam yang luar biasa, tetapi potensinya belum sepenuhnya dikenal wisatawan. Kehadiran patung tersebut diharapkan menjadi ikon wisata yang mendorong lebih banyak pelancong berkunjung dan menikmati keindahan alam Semau.

 

Ia memperkirakan, kehadiran ikon wisata tersebut dapat menimbulkan efek berganda bagi perekonomian masyarakat, mulai dari meningkatnya kunjungan wisatawan hingga terbukanya peluang usaha bagi warga setempat.

 

Deasy mengakui, berdasarkan perhitungan yang disampaikan terkait proyek tersebut, potensi pengembalian hingga Rp100 miliar bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) diperkirakan membutuhkan waktu cukup panjang. Namun, menurutnya, manfaat pembangunan tidak semata-mata diukur dari pendapatan daerah, melainkan juga dari promosi destinasi wisata dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

 

Anggota DPRD Kabupaten Kupang dari fraksi PDIP ini juga menegaskan, pembangunan Patung Kristus Memberkati juga memiliki makna spiritual bagi kepala daerah terpilih. Namun, ia meminta proyek tersebut dipahami dalam konteks pengembangan pariwisata, bukan sebagai objek penyembahan.

Baca Juga   Bangun Kolaborasi dengan Gereja, Bupati Kupang Hadiri Pembukaan Sidang Sinode GMIT ke 54

 

“Patung ini diharapkan menjadi ikon wisata terbesar di Nusa Tenggara Timur, khususnya di Kabupaten Kupang, sekaligus memperkenalkan potensi Pulau Semau kepada masyarakat luas,” jelasnya.

 

Ia berharap pembangunan tersebut dapat berjalan seiring dengan peningkatan pelayanan dasar dan pembangunan infrastruktur lainnya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kabupaten Kupang. (sam/MN)

error: PT. Sosoralo Mikan Media