Berita  

Tekan Stunting, Desa Kuimasi Gandeng BPOM NTT Perkuat Pangan Lokal

Kuimasi, MN – Pemerintah Desa Kuimasi, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, menggandeng BPOM NTT menggelar Pelatihan Pengolahan Pangan Lokal Desa sebagai upaya memperkuat keamanan pangan sekaligus mendukung pencegahan stunting.

 

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 3–4 September 2026, di Aula Kantor Desa Kuimasi itu melibatkan puluhan ibu-ibu PKK, pelaku UMKM, petani hortikultura, pengusaha gorengan dan warung makan. Kegiatan tersebut didukung Dinas Pertanian Kabupaten Kupang dan Puskesmas Camplong.

 

Kepala Desa Kuimasi, Maksen Lifu, mengatakan keamanan pangan harus diperhatikan sejak proses produksi hingga pangan dikonsumsi maupun dipasarkan.

 

“Mulai dari proses penanaman ataupun penyiapan olahan makanan harus memperhatikan keamanannya. Apa yang disajikan dalam keluarga maupun dijual kepada konsumen harus dalam keadaan aman,” jelasnya, Jumat (4/9/2026).

 

Selain BPOM NTT, Puskesmas Camplong memberikan materi tentang gizi, sementara Dinas Pertanian Kabupaten Kupang memberikan edukasi terkait keamanan pangan.

 

Maksen menyebut Desa Kuimasi dipilih dalam kegiatan tersebut karena meraih penghargaan Desa Pangan Aman Tahun 2025 dan kini masuk nominasi Lomba Desa Pangan Aman tingkat nasional nomor urut tujuh. Tahapan wawancara dan verifikasi telah dilakukan dan desa kini menunggu hasil penilaian.

 

Di sisi lain, Desa Kuimasi memiliki sekitar 50 UMKM, yang bergerak di bidang warung makan, gorengan, minyak kemiri bakar, budidaya jamur tiram, lapak sayur dan usaha pangan lainnya.

 

Maksen berharap pelatihan tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi keluarga. (sam/MN)

error: PT. Sosoralo Mikan Media
Exit mobile version