Berita  

Sukseskan Prosesi Paskah Kabupaten Kupang 2026, Panitia Helat Tehnical Meeting Peserta

Oelamasi, MN – Panitia Prosesi Paskah Pemuda Kristen Kabupaten Kupang tahun 2026 yang dipimpin Robinson Radja mulai merampungkan sejumlah agenda kegiatan menjelang puncak pelaksanaan kegiatan prosesi paskah pada  7 April mendatang. Kali ini panitia Prosesi Paskah Pemuda Kristen Kabupaten Kupang kembali melaksanakan Technical Meeting bagi para peserta prosesi di Aula Kantor Bupati Kupang di Oelamasi. Senin (23/3/2026)

 

Kordinator seksi prosesi, Richard Ratu Leba dalam kesempatan itu menjelaskan, berdasarkan update terakhir panitia, yang dipastikan mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 16 peserta.

“Saat ini tercatat 16 peserta kolektif yang telah memastikan peran mereka dalam prosesi. Dan juga sebanyak 7 peserta bakal mengambil bagian dalam peserta partisipan dan puji pujian,” ujar Richard.

 

Kegiatan prosesi ini ungkap dia, adalah bentuk ibadah raya di ruang publik maka panitia menetapkan protokol ketat sebagai tata tertib bagi peserta. Sejumlah item tatip  tersebut di antaranya peserta tidak merokok selama  kegiatan berlangsung, wajib menjaga lisan dari kata-kata kasar atau tidak sopan dan menjaga suasana doa dan refleksi di sepanjang rute perjalanan.

 

Panitia juga telah melakukan pemetaan rute secara detail. Salah satu kebijakan krusialnya yakni pembatasan ukuran kendaraan. Kendaraan besar dilarang masuk dalam barisan prosesi guna memastikan arus lalu lintas publik tetap mengalir lancar dan tidak terjadi penyumbatan di bahu jalan yang dapat mengganggu mobilitas warga pengguna jalan lainnya.

 

Senada, Ketua Prosesi Paskah Pemuda Kristen Kabupaten Kupang tahun 2026, Robby Radja kepada awak media menekankan esensi paskah tidak boleh berhenti pada seremoni tetapi harus memberi manfaat langsung kepada masyarakat termasuk di antaranya kegiatan pengobatan gratis yang telah berhasil dilaksanakan pihaknya dan mendapat respon positif dan antusiasme masyarakat. Hal ini  menjadi bukti bahwa gereja dan pemuda hadir sebagai solusi atas kebutuhan dasar masyarakat.

“Sabtu kemarin kami panitia bekerja dengan beberapa pihak sudah melakukan kegiatan pengobatan gratis di GMIT Ebenhaezar Tarus Barat, yang awalnya kami perkirakan ada 500 orang akan hadir namun, yang terjadi kami melayani sampai 800an orang. Dan puji Tuhan kegiatan tersebut berjalan lancar,”bebernya

 

Selain itu, pihaknya juga sudah menjadwalkan kegiatan  bersih-bersih sampah dan tanam pohon di pantai wisata Tablolong sebagai bentuk tanggung jawab terhadap alam.

 

Untuk menyukseskan kegiatan ini dirinya bahkan sudah berkoordinasi dengan pemerintah Kecamatan Kupang Barat, Pemdes, Karang Taruna dan TNI/Polri.

 

Sementara, Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kupang, Pendeta Doddy Oktavianus dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Kupang dan Wakil Bupati Kupang.

 

Menurutnya kepemimpinan Yosef Lede dan Aurum Titu Eki dinilai sangat akomodatif terhadap penguatan lembaga keagamaan dan pemberdayaan pemuda.

 

Pdt. Doddy Oktavianus juga menyampaikan, momentum Prosesi Paskah sebagai Jembatan Persaudaraan dalam merajut keberagaman di tengah masyarakat Kabupaten Kupang.

 

Meski mayoritas penduduk Kabupaten Kupang beragama Kristen, prosesi ini mengedepankan nilai Inklusivitas. Keterlibatan saudara-saudara dari lintas iman sangat diharapkan untuk memperkokoh harmoni di “Bumi Kasih.”

“Tema besar tahun ini diharapkan mampu mendorong “Kedewasaan Iman.” Paskah bukan lagi sekadar hura-hura tahunan, melainkan transformasi perilaku dan karakter umat juga sekaligus memperkuat persaudaraan antar umat beragama,” jelasnya.

 

Diharapkan, Paskah Pemuda Kristen 2026 tidak hanya menjadi catatan sejarah, tetapi menjadi berkat yang berkelanjutan bagi kemajuan Kabupaten Kupang. (MN)

error: PT. Sosoralo Mikan Media
Exit mobile version