Berita  

Pemkab Kupang Segera Libatkan BIN Cek Kebenaran Perekrutan Juru Masak Makan Siang Gratis

Mikannews

Oelamasi, MN -Terkait upaya terselubung sejumlah pihak dalam perekrutan juru masak bagi pelaksanaan program makan siang gratis di beberapa kecamatan, seperti yang diberitakan beberapa media online sebelumnya, pemerintah Kabupaten Kupang segera akan mencari tahu kebenaran informasi dan aktivitas terselubung tersebut. Demikian hal ini diungkapkan, Penjabat Bupati Kupang, Alexon Lumba kepada awak media di Oelamasi, Jumat (4/10)2024) sore.

Menurut Alexon, pihaknya melalui Kesbangpol dan dibantu Badan Intelijen Negara segera akan mengecek langsung kebenarannya di lapangan pada Senin depan

Dijelaskan, meskipun program tersebut merupakan bagian dari program Presiden terpilih, hingga kini, pemerintah kabupaten Kupang belum menerima informasi resmi terkait pembentukan tim untuk melakukan perekrutan juru masak tersebut.

Baca Juga   Libatkan APH, Pemkab Kupang Segera Tagih Piutang Pajak Galian C Senilai Ratusan Milyar di Rekanan

“Kita belum mendapatkan pemberitahuan resmi mengenai perekrutan tenaga-tenaga seperti yang diberitakan. Saya sudah meminta Pak Kaban Kesbangpol untuk memeriksa hal ini, karena ini bisa merugikan masyarakat. Jika mereka sudah direkrut dan mengharapkan upah, tapi tidak ada realisasi, tentu masyarakat yang dirugikan,” kata Alexon.

Ia juga menekankan pentingnya mencegah agar situasi ini tidak merugikan masyarakat lebih jauh. “Kalau program ini resmi, mari kita koordinasi dengan pemerintah daerah agar langkah yang diambil jelas. Namun, karena belum ada pemberitahuan resmi, saya anggap hal ini tidak benar.”bebernya.

Baca Juga   Bupati dan Wabup Kupang Hadiri Sidang Perhitungan APBD Tahun 2024

Sebagai langkah antisipasi pihaknya ungkap dia segera menghentikan isu dan aktivitas tersebut, agar tidak meluas dan mengganggu proses jalannya Pilkada yang sedang berlangsung.

Untuk menjaga stabilitas dan kondusifitas wilayah Kabupaten Kupang, serta menghindari situasi yang dapat memicu masalah lebih besar, masyarakat diminta, tidak mudah percaya terhadap informasi sesat dan tidak jelas tersebut “Kita harus menjaga daerah ini tetap aman, jangan sampai hal-hal seperti ini menimbulkan konflik baru yang merugikan Kabupaten Kupang,” pungkasnya. (diksen/MN)

error: PT. Sosoralo Mikan Media