Flores, MN – Terhitung selama sepekan, roadshow Frans Go dan tim menyisir daratan Flores. Roadshow dalam rangka memperkenalkan diri ke masyarakat Flores oleh sosok pengusaha yang terbilang aktif ikut membangun NTT di bidang Ekonomi, Kesehatan dan Pendidikan ini berlangsung pada 23 – 28 Maret 2024..
Roadshow Frans Go dan tim dimulai dari Lembata. Di Lembata, Frans Go dan tim mengadakan pertemuan dengan masyarakat di tiga titik lokasi yakni di Kota Lewoleba Lamalera dan komunitas nelayan setempat.
Setelah dari Lembata Frans Go dan tim bergerak menuju Larantuka dan bertemu Raja Larantuka Didampingi, Gus Deni Gunawan, Ari Huma, Heri dan Robert Kadang selaku Ketua Tim Media, Frans Go dalam kesempatan itu, memperkenalkan diri sekaligus meminta dukungan atas suatu niatan dan rencana lain yang akan disampaikannya pada hari-hari berikut.
Usai bertemu Raja-Raja Larantuka tersebut, Frans Go dan tim lalu bertolak ke Maumere dan bertemu dengan ratusan warga di komunitas nelayan. Dalam pertemuan Frans Go menyampaikan, ia dan keluarganya bukan siapa-siapa, dirinya hanya melaksanakan jadwal roadshow di daratan Flores untuk mencari dukungan dari para kerabat dan saudara..
“tapi kedepan apabila ada rencana-rencana lain mohon didukung tapi intinya saya datang untuk mencari teman dan saudara saya.”ungkapnya
Dari komunitas nelayan Maumere Frans Go dan tim lalu menuju Sekolah Seminari Tinggi Santo Paulus Ledelelero Maumere dan bertemu sejumlah Pastor dan Uskup yang diketahui sudah saling kenal dan punya hubungan baik dengannya. Selanjutnya, setelah berkomunikasi di Seminari Tinggi ST. Ledelelero, rombongan Frans Go lalu bergerak menuju Ende dan lagi-lagi bertemu warga komunitas nelayan muslim di Ende Selatan, Kecamatan Puapanda dan secara spontan mendapatkan dukungan warga nelayan setempat. Tidak hanya itu, beberapa di antara warga Ende Selatan yang juga adalah teman sekolah Frans Go secara sukarela memfasilitasi pertemuan tersebut.
Selanjutnya, setelah dari Ende, Frans Go dan tim lalu menuju Nagekeo dan menjalani dua agenda pertemuan disana. Menariknya, warga setempat mengaku senang bercampur bangga, pasalnya, kampung mereka baru pertama kali mendapat kunjungan seorang pengusaha besar seperti Fransiskus Go tersebut. Setelahnya, Frans Go dan tim lalu menuju Bajawa dan mengikuti dua agenda pertemuan di Paroki Santo Yoseph Kota Bajawa dan di Mataloko,.Tidak jauh berbeda dengan pertemuan sebelumnya, dalam pertemuan tersebut Frans Go secara terbuka mendapat dukungan dari warga ,tokoh masyarakat dan para Pastor di paroki tersebut.
Dari Bajawa Frans Go dan tim lalu menuju Borong, Manggarai Timur dan diterima secara adat dengan pengalungan selendang oleh para tokoh dan warga di komunitas adat setempat. Selanjutnya dari Borong Frans Go dan tim lalu bergerak menuju Ruteng sisana juga diterima secara adat dengan pengalungan selendang oleh warga di Desa Cancar, Selanjutnya rombongan Frans Go menuju Labuan Bajo dan diterima secara adat di rumah adat gendang kaper labuan bajo. Dalam pertemuan tersebut sejumlah warga mengaku sudah lama mengenal sosok Frans Go sebagai seorang pengusaha yang sudah banyak berbuat dan ikut membangun NTT. (MN)













