Berita  

Jelang HUT RI ke 78, Pemkab Kupang Launching Brand Beras Laharoi dan Opa Taklale

Oelamasi, MN – Kegiatan yang dihelat untuk membangkitkan ekonomi daerah selama masa pandemi dan kondisi fluktuatifnya harga komoditas pangan ini sebagai strategi inovasi serta terobosan untuk menjaga ketersediaan pangan, meningkatnya daya beli masyarakat dan menjaga stabilitas harga pangan di pasaran , Demikian disampaikan Bupati Kupang Korinus Masneno saat membuka kegiatan gerakan tanam dan pasar tani sekaligus melaunching Beras Kupang dan Pisang Kafendis yang berlangsung di area tanam Embung Civic Center Oelamasi. Jumat, (11/08/2023)

Tujuan kegiatan ini jelas Bupati Korinus, untuk membangun semangat dan motivasi para petani, bangkit dan memanfaatkan segala potensi yang dimiliki. Petani dan pekebun juga berpotensi menjadi orang-orang sukses karena didukung potensi alam yang besar dan berlimpah di Kabupaten Kupang.

“Momentum hari ini akan jadi sejarah pertama kab. Kupang mampu memproduksi beras sendiri dengan merk lokal yakni lahaeroi dan opa taklale yang sudah dikemas sedemikian rupa, yang juga merupakan solusi mengatasi krisis ketahanan pangan di kab. Kupang dan sekitarnya. Ini suatu kebanggaan kita dan sekaligus mendorong semangat pasar sebagai daerah produksi pangan yg handal di kab. Kupang”, Ungkapnya.

Tidak hanya itu, meski di tengah isu el nino, rakyat Kabupaten Kupang masih semangat bertani dan berkebun. Hal ini akan membangun ekonomi petani meskipun bukanlah hal yang mudah, namun masyarakat bisa keluar dari kemiskinan dengan berbagai inovasi baru.

“Dorong petani kita untuk menjadi lebih baik. Saya percaya dengan langkah dan inovasi baru dari Kadis Pertanian kab. Kupang, kita bisa saling memberi motivasi dan semangat dalam rangka merangkai kebersamaan untuk memikul tanggungjawab kedepannya demi masyarakat kab. Kupang yang semakin maju, mandiri dan sejahtera..”ungkapnya.

Sementara, Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyoadi dalam kesempatan itu mengatakan, hasil panen petani Kab. Kupang cukup bagus. Baik itu cabai, bawang, sorgum maupun beras. “Hasilnya sudah bagus. Sisa skalanya dan of taker-nya saja. Yang mana, saat menanam, sudah tau siapa yang akan membeli atau dipasarkan ke mana.”ungkapnya.

Bupati dan Danlanud Eltari Kupang ungkap dia, bisa menjadi of taker bagi para petani. Tentunya, masyarakat bertani dan pemerintah sebagai pasarnya.

Terpisah, Kadis Pertanian Kabupaten Kupang Amin Juariah dalam laporannya menyampaikan harapan agar kegiatan pertanian dan perkebunan di Kabupaten Kupang dapat terus berkembang semakin baik. Kegiatan ini juga menunjukan program Pemerintah lewat Revolusi 5 P sudah berjalan dengan baik. Berbagai terobosan diantaranya launching beras san pisan kavendis yang diharapkan dapat dipasarkan dan memenuhi kebutuhan pangan di Kab. Kupang dan wilayah sekitarnya. Pembangunan pertanian sendiri jelas Amin, terus berkolaborasi dengan semua pihak termasuk anak-anak muda yang tergabung dalam petani milenial dan kelompok-kelompok tani lainnya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan penanaman anakan jagung dan senam bersama oleh Bupati Kupang Korinus Masneno, Wakil Bupati Jerry Manafe, Wakil Ketua DPRD Kab. Kupang Sofia Malelak De Haan dan Forkompimda Kab. Kupang.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Kajari Kabupaten Kupang Muhammad Ilham, Ketua Pengadilan Oelamasi Erianto Siagian, Danbrigif 21 Komodo Kolonel Inf. Andi Andriyanto, Wakapolres Kupang Kompol Yulianus Lau, IOF Pengda NTT (Ketua III) Achmad Likur, Kepala Bank NTT Cabang Oelamasi Fransiskus Boli Tobi, Plt. Sekda Rima Salean bersama Para Asisten, staf Ahli Bupati para pimpinan OPD dan staf lingkup Pemkab Kupang.(pkp/MN)

error: PT. Sosoralo Mikan Media
Exit mobile version