Miliki Jumlah Siswa 459 Orang, SDN Kelapa Lima Akui Masih Kekurangan 5 Ruang Kelas

Kupang, MN – Dengan jumlah murid di SDN Kelapa Lima capai 459 orang, Guru dan pegawai berjumlah 29 orang dan 15 rombongan belajar, SD Negeri Kelapa Lima masih kekurangan sebanyak 5 ruang kelas Sebagai langkah antisipasi mengatasi kekurangan ruang kelas, sejumlah kelas di sekolah itu terpaksa harus masuk siang. Demikian hal ini diungkapkan, Wakil Kepala Sekolah SDN kelapa Lima Christiana Paulina Kolle, S.pd kepada media ini di ruang kerjanya, Jumat (18/11)

 

Pihaknya harap dia, Pemerintah Kota Kupang melalui dinas Pendidikan dan Kebutuhan Kota Kupang bisa menambah kekurangan ruang kelas di sekolah tersebut

Selain ruang kelas, pihaknya juga masih mengalami kekurangan guru kelas. Pihaknya, terpaksa menggunakan tenaga guru honor sebagai guru kelas di sejumlah kelas di sekolah itu.

Sebelumnya diberitakan, dalam upaya mendukung program kebersihan Pemerintah Kota Kupang yang digalakkan langsung, Pj Wali Kota Kupang, George Hadjo, pihak sekolah SD Negeri Kelapa Lima punya cara sendiri dalam menjaga kebersihan secara khusus di lingkungan sekolah. SD Kelapa Lima punya kegiatan rutin dimana seluruh siswa di SDN Kelapa Lima diwajibkan menjaga kebersihan sepanjang hari, sejak pagi hingga usai sekolah pada sorenya.

Menurut, Wakil Kepala Sekolah SDN kelapa Lima Christiana Paulina Kolle, S.pd, informasi menjaga kebersihan selalu disampaikan pihaknya apalagi ketika jam istirahat dimana para murid di sekolah itu sedang beraktivitas jajan di kantin sekolah.

Tidak hanya itu, banyak juga diantara para murid di sekolah itu yang juga membawa bekal dan makannya dari rumah sehingga mereka tidak ikutan jajan di kantin sekolah.

Pihak sekolah SD Negeri Kelapa Lima juga menerapkan gerakan pungut sampah 15 menit sebelum masuk dan keluar sekolah seperti yang dianjuran Pj wali Kota Kupang George Hadjo

Gerakan pungut sampah ini ungkap Christiana tidak saja diberlakukan kepada para murid saja tetapi uga bagi para guru di sekolah itu.

“Semua guru dan siswa turun tangan langsung tanpa kecuali. Bersihkan sampah di luar halaman sekolah, jalan sekitar sekolah dll. Petugas piket tetap membersihkan sampah yang ada di dalam kelas sementara kami yang lain di luar keliling lingkungan sekolah setelah itu baru kami masiluk kelas dan mulai pembelajaran.”terangnya.

SDN Kelapa Lima ungkap dia, sangat mendukung program kebersihan Pemkot Kupang apalagi mau menjadikan Kota Kupang sebagai Kota terbersih se- Indonesia

“Sejak mulai ada anjuran jaga kebersihan dari Pemkot Kupang kami senang karena ada perubahan, menjadi lebih bersih dan rapih. Ada dampak perubahan terlihat di dalam kota jadi lebih bersih.”jelasnya.

Pihak SD Negeri Kelapa Lima juga masih kekurangan dukungan fasilitas tempat sampah namun masih dalam proses pengadaan oleh sekolah. (MN)

 

error: PT. Sosoralo Mikan Media
Exit mobile version