Berita  

Bupati Korinus Dampingi Gubernur VBL Hadiri Ibadah Minggu Pentekosta di GMIT Siloam Retraen

Mikannews

Amarasi, MN – Kegiatan ini bertempat di Gereja Siloam Retraen Kecamatan Amarasi Selatan Kab. Kupang, pada Minggu (5/6). Turut mendampingi Staf Khusus Gubernur NTT Prof. Daniel Kameo,P.hD, Asisten Administrasi dan Perekonomian Sekda Propinsi NTT dan Kab. Kupang, para Anggota DPRD Provinsi NTT dan Kab Kupang, para Pimpinan OPD lingkup Pemprov dan Pemkab Kupang dan jemaat GMIT Siloam Retraen.

 

Ketua Majelis Klasis Amarasi Timur Pdt. Yappi Niap, S.Th dalam suara gembala mengungkapkan rasa syukurnya karena pihak Pemprov dan Pemkab telah melakukan peletakkan batu pertama pada waktu lalu, dan pada saat ini, sukacita jemaat GMIT Siloam Retraen semakin bertambah dengan kehadiran Gubernur VBL dan Bupati Korinus beserta rombongan dalam perayaan hari Pentakosta. Tidak hanya itu, dirinya turut bangga pasalnya ini kali pertama Gubernur NTT hadir sebagai jemaat GMIT Siloam.

Baca Juga   Ayo Mendaftar, Demokrat Kabupaten Kupang Buka Pendaftaran Caleg Secara Online

 

“Semoga dengan kehadiran pihak pemerintah, bisa membantu jalannya pembangunan gedung gereja yang baru.”harapnya.

 

Senada, Bupati Kupang Korinus Masneno dalam kesempatan itu menyambut baik kehadiran, Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat dan rombongan di jemaat GMIT Siloam Retraen.

 

“Berkenaan dengan kebaktian Pantekosta dan peletakkan batu pertama ini, kiranya Gubernur bisa memberi arahan dan motivasi contoh orang beriman agar bisa diaplikasikan dalam rangka membangun diri kita agar apa yang bisa diikuti dapat bermakna bagi negeri yang kita cintai.”ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam sambutannya menjelaskan gereja dan pemerintah adalah bagian yang tak terpisahkan karena gereja berperan penting dalam mendekatkan program pemerintah kepada masyarakat atau para jemaatnya.

Baca Juga   Sukses 100 Hari Kerja, Bupati Kupang Raih Penghargaan Indonesia Future Figure Award 2025

 

“Gereja bertemu masyakat di gereja setiap minggu namun Pemerintah hanya dapat bertemu masyarakat dalam waktu-waktu tertentu dan tidak setiap minggu.”ungkapnya.

 

VBL juga mendorong gereja agar dapat memberikan edukasi yang baik bagi pengembangan sumber daya manusia (SDM) dalam pengelolaan berbagai sumber daya yang ada.

 

Tidak hanya itu, Gubernur NTT ini juga menghimbau masyarakat desa Retraen untuk menanam kelor demi meningkatkan produksi para petani serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Amarasi.

 

Menurutnya, gereja dan pemerintah serta TNI dapat bersinergi dan menanam lahan seluas 100 hektare karena pemerintah sekarang tidak hanya mendorong petani untuk menanam tetapi juga pemerintah memfasilitasi dari alat pertanian sehingga pemasaran di lapangan.

Baca Juga   WoW, 2100 Rumah Layak Huni Warga Eks Timor -Timur Mulai Dikerjakan

 

“Kita menyediakan market-nya sehingga saat petani sudah panen maka siap untuk dijual”, ujarnya.

 

Dia meminta agar pemerintah desa, Kecamatan dan TNI di Amarasi Selatan dapat berkolaborasi memanfaatkan lahan untuk produksi.

 

” Retraen harus menjadi contoh dan jawaban serta kelompok yang memberikan nilai positif bagi masyarakat”, tutup Laiskodat. (pkp/MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PT. Sosoralo Mikan Media