Berita  

Bupati Kupang dan Pejabat Kemenkes Helat Pertemuan Bahas Peningkatan Vaksinasi Covid-19

Mikannews

Oelamasi, MN – Dalam upaya penguatan dukungan komunikasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat untuk peningkatan vaksinasi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Kupang menghelat pertemuan bersama Direktur Kementerian Kesehatan tingkat pusat dan propinsi NTT d ruang rapat Bupati Kupang, di Oelamasi, Jumat (25/3).

Dihadapan Tim Advokasi Kesehatan, Sakri Sab Atmaja, Community Mobilization Officer John Hopkins Center For Communication Programa (JHCCP) Wendy Sarasdyani, Kasie Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Dinkes Propinsi NTT, I Made Sumiartha, Koordinator JHCCP Propinsi NTT Titik Soeprijat, Bupati Kupang, Korinus Masneno dalam kesempatan itu menjelaskan, ada sejumlah kendala yang dihadapi Pemkab Kupang dalam pencapaian target dan hal ini memerlukan upaya lebih. Sebagai contoh, sebelum ada penetapan target vaksinasi, Pemkab Kupang sudah melakukan kebijakan vaksin, dimana masyarakat kab. Kupang bisa menggunakan faskes lain dan kemudian di input melalui kegiatan mereka, meskipun data yang di input sangat kurang. Namun Pemkab bersama dengan Forkopimda tetap berupaya agar semua masyarakat bisa di vaksin dan setelah di inventarisir ternyata ada sekitar lebih dari 2000-an warga yang di vaksin.

Menurut dia, di tahun ini, banyak yang terkena Covid – 19 namun dalam sistem hanya ada data komulatif, dimana data tersebut adalah data awal mula terjadinya Covid-19 di Kab. Kupang.

Baca Juga   Didampingi Kapolres, Wabup Kupang Lepas Peserta JamDa dan JamNas Pramuka

Selain soal data, ia juga mengharapkan agar Direktur Kemenkes bisa memberi motivasi dan semangat kerja sama demi mencapai target pencapaian vaksinasi di Kab. Kupang.

“Memang sudah ada upaya yang dilakukan meski dengan berbagai kekurangan, namun yang pasti pihaknya perlu mendapatkan motivasi serta inovasi yang baru dalam kerja sama membangun Indonesia yang sehat.”ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kemenkes dr. Imran Agus Nurali dalam kesempatan tersebut menjelaskan pihaknya sering mengamati soal perpindahan situasi pandemi menjadi endemi. Namun hal itu jangan menjadi eforia karena masih ada kelompok yang memiliki resiko terkena Covid 19.

Baca Juga   Gelar Rapimnas, Demokrat Bahas Koalisi dan Capres Bersama Seluruh Pimpinan Partai

Menurut dia, sambil menunggu status endemi sebagai status nasional, propinsi NTT merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang diharap mampu memperbaiki penyebaran informasi hoax dengan mengkomunikasikan informasi tentang vaksinasi Covid.

“Semua pihak telah berupaya dalam pencegahan Covid 19. Kab. Kupang yang berbatasan langsung dengan Kota Kupang, datanya masih diverifikasi agar tidak terjadi kerugian data seperti yang terjadi saat ini di Kabupaten dan Kota kupang.”jelasnya

“Terimakasih sudah menerima kehadiran kami, juga untuk koordinasi Forkopimda dan OPD terkait lainnya, dimana fungsi Dinas Kesehatan menjadi mudah untuk mencegah dampak terkena Covid 19. Kami dari Kemenkes Pusat sampai daerah siap mendukung, jalannya pencapaian ini asalkan semua masyarakat bisa di vaksinasi”, tutup dr. Imran.

Lebih lanjut, Pabung Letkol inf Parada Napitupulu mengajak Forkopimda untuk terus membantu kegiatan ini. Meskipun banyak kendala di lapangan termasuk penyebaran berita hoax yang membuat masyarakat takut di vaksin.

Perwira Penghubung Kab. Kupang ini juga berharap agar situasi pandemi yang diubah menjadi endemi, bisa segera dilaksanakan agar masyarakat yang terkena Covid yang tidak terlalu parah bisa melakukan isolasi mandiri.

Baca Juga   Pimpin Apel Kesadaran,  Pj. Sekda Kota Kupang Tekankan Disiplin dan Nilai ASN BerAKHLAK

Senada, Kapolres Kupang, AKBP. FX Irwansyah dalam kesempatan itu menyakini, jika semua pihak bisa bekerja sama merumuskan pola dan teknik sehingga membuat masyarakat memiliki mindset yang baik tentu akan mampu menyadarkan masyarakat untuk melakukan vaksinasi.

“Semuanya bisa di implementasikan dari Desa hingga Kecamatan untuk merubah mindset masyarakat.”ungkapnya. (MN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: PT. Sosoralo Mikan Media