LSM ILMU Bantu Alat Pertanian untuk Koptan Harapan di Desa Compang Wesang, Matim

Ketua LSM Ilmu, Doni Parera saat menyerahkan bantuan Alat Pertanian bagi Koptan Harapan (Foto Tim)

Borong, MN – Dalam upaya membantu kesulitan Ekonomi para petani akibat pandemi covid-19, Lembaga Swadaya Masyarakat Insan Lantang Muda (LSM-ILMU) menyerahkan tabung semprot hama berkapasitas 16 Liter, Palstik Polibag dan Dana Operasional kepada Kelompok Tani (Koptan) “Harapan” Desa Compang Wesang Kecamatan Lamba Leda Selatan Kabupaten Manggarai Timur, Selasa (15/06)

Ketua LSM ILMU Doni Parera, dalam keterangan persnya mengatakan Dalam satu tahun terakhir LSM ILMU bersama kelompok tani Harapan tengah menjalankan Program Persembahan untuk ibu Bumi (Pribumi).

“Dalam program ini LSM ILMU membagikan Polybag (plastik koker), kepada rumah tangga tidak mampu dan kelompok tani untuk ditanami anakan kayu lokal dan program ini merupakan program tahunan LSM ILMU yang dimulai sejak tahun 2010”, kata Doni.

Lebih lanjut ia katakan bahwa pada akhir tahun, memasuki musim hujan LSM ILMU menggandeng sponsor untuk membeli anakan-anakan kayu yang mereka tanam.

“LSM ILMU akan membeli anakan-anakan kayu yang mereka (Poktan Harapan, red) tanam, memilih yang sudah layak tanam, kemudian ditanam di Daerah Aliran Sungai, Lereng Gundul, dan terutama untuk konservasi mata air di kampung-Kampung”, tutur Dhoni.

Sementara Yohanes, Ketua kelompok tani Harapan mengatakan berterima kasih kepada LSM ILMU yang telah memberikan begitu banyak dorongan baik dalam bentuk moril maupun material.

“Kami sangat berterimakasi dengan LSM ILMU atas kepedulian mereka terhadap kelompok tani Harapan dalam bentuk pemberian alat semprot, plastik polibag untuk ditanami anakan kayu serta dana operasional dan kami juga sangat berharap bisa bangkit bersama dari keterpurukan ekonomi ketika yang kami usahakan dapat memberikan hasil yang memuaskan”,ucap Yohanes.

Lebih lanjut ia katakan bahwa untuk mendapatkan modal awal dalam pembelian bibit serta penggarapan lahan didapat dari hasil jualan nyiru.

Untuk diketahui, Kelompok Tani Harapan berjumlah 30 Kepala Keluarga (KK) dengan jenis tanaman yang ditanam adalah Cabe dengan Luas Lahan 1 Ha. Selain itu Kelompok ini juga memiliki keterampilan menganyam nyiru dan kini nyiru hasil anyaman dari kelompok tersebut telah terjual hingga Kabupaten tetangga.

(*/tim/epozth/mn)

error: PT. Sosoralo Mikan Media
Exit mobile version