Oelamasi, MN- Setelah melaksanakan tugas selama 11 hari kerja Sejak Senin 24 Mei hingga Rabu 2 Juni 2021 Panitia Khusus (Pansus) pencari fakta DPRD Kabupaten Kupang akhirnya berhasil mengumpulkan data lapangan terkait persoalan bantuan sosial badai Seroja yang diduga ditarik kembali dari tangan masyarakat Tunbaun Kecamatan Amarasi Barat oleh Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe beberapa waktu lalu
Persoalan yang menimbulkan kekecewaan ditengah masyarakat Tumbaun Kecamatan Amarasi Barat ini kemudian melahirkan Pansus DPRD Kabupaten Kupang yang secara trgas menyoroti kinerja pemerintah Kabupaten Kupang yang dinilai tidak becus mengurus warganya yang tengah dirundung kesedihan akibat diterjang bencana badai Siklon Seroja.
Rekomendasi hasil temuan Pansus DPRD Kabupaten Kupang yang diketuai Tomme Da Costa secara resmi diserahkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas dan selanjutnya diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Kupang yang diterima langsung Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Kupang, Kamis (3/6) siang.
Kelima poin rekomendasi hasil temuan Pansus yang dibacakan langsung Wakil Ketua Pansus Mesak Mbura, diantaranya, meminta pemerintah segera melakukan pendataan kembali dan memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak badai Siklon Seroja secara merata.
Selanjutnya, melakukan audit internal terhadap anggaran 1,5 miliar yang dikelola Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kupang yang baru terpakai sebesar 887 juta.
Pansus juga meminta pelunasan kembali hutang sebesar 202 juta, yang anggaran dari Dinas Sosial Kabupaten Kupang itu terpakai bagi keperluan belanja logistik di dapur – dapur umum pada titik lokasi terdampak bencana
Pansus juga merekomendasikan segera memperbaiki semua fasilitas umum maupun rumah-rumah warga yang rusak sehingga kebutuhan masyarakat dapat terlayani secara baik.
Pemerintah Kabupaten Kupang diminta tidak lama menyimpan tetapi segera menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat yang belum mendapatkan.
Disaksikan media ini, sidang penyerahan hasil kerja Pansus DPRD Kabupaten Kupang berlangsung cukup menegangkan dan mendapat sorotan tajam sejumlah anggota dewan pasalnya Pansus tidak menghadirkan Wakil Bupati Jerry Manafe sebagai tertuduh untuk dimintai keterangan terkait masalah ini.
Sidang penyerahan hasil kerja Pansus ini dihadiri langsung Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, Wakil Ketua I, Sofie de Haan, Wakil Ketua II, Johanis Mase, Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, Sekda Obet Laha dan sejumlah pimpinan OPD.
(*/SD/mn)














