Borong, MN – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manggarai Timur, Wihelmus Deo, menyebutkan pihaknya sudah menyurati Kementerian Sosial terkait polemik Penerima Program Keluarga Harapan di Manggarai Timur
Hal ini Ia sampaikan terkait persoalan terjadi kepada Ibu Rosalia Lindang yang telah terdata sebagai penerima bantuan PKH sejak tahun 2016 namun hingga kini tidak memiliki buku tabungan
Saat ditemui di Borong, Senin (17/5) Ia mengakui sudah menyurati Kemensos RI berulang kali namun Kemensos RI belum memberikan respon
“Hingga kini kami sudah lebih dari 3 kali mengirim surat ke Kementerian Sosial terkait masalah data penerima PKH di Manggarai Timur dan besok kami akan kirimkan lagi surat ke Kementerian Sosial terkait masalah dari ibu Rosalia dan KK yang lainya”, ujarnya
Lebih lanjut ia katakan bahwa terkait data PKH bahwa bukan hanya ibu Rosalia yang mengalami masalah demikian. Oleh karenanya bahwa kita agar tetap menunggu surat balasan dari kementerian sosial.
“Diharapkan kepada ibu Rosalia Agar tetap menunggu surat balasan dari kementerian sosial karena bukan hanya dia yang mengalami kendala demikian”, ucapnya
Sebelumnya diberitakan Rosalia Lindang warga desa Rana Gapang Kecamatan Elar Kabupaten Manggarai Timur (Matim) mengatakan Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Dinas Sosial Matim tidak serius menyelesaikan permasalahannya terkait kejelasan statusnya sebagai penerima PKH, yang hingga saat ini tidak pernah menikmati bantuan dari program tersebut.
Meski namanya tercatat sebagai penerima bantuan PKH sejak tahun 2016, tapi anehnya saya tidak menikmati bantuan itu, saya tidak memiliki Rekening Bank seperti Penerima program PKH lainya
Ia mengakui meski dirinya sudah berulang kali mendatangi Tim PKH dinas sosial Matim untuk menanyakan prihal kejelasan statusnya sebagai penerima program tersebut namum hingga saat ini belum ada kejelasannya.
(*/epozth/mn)













