Borong, MN – Sejumlah ruas jalan di Mano, Kelurahan Mando Sawu, Ibu Kota Kecamatan Lamba Leda Selatan (Lales) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Flores, NTT dalam kondisi rusak dan memprihatinkan.
Salah satunya Jalan SMKN I Poco Ranaka/Lales, jalur ini merupakan akses menuju kompleks Sekolah Menengah Kejuruan Negeri I (SMKN I) Poco Ranakan/Lales yang berlokasi di RT.014, RW 033, Tompok, Weri Waso dengan jarak sekitar 200 meter dari jalan Trans Flores di Mano.
Pantauan media ini, Kamis (15/4) di lokasi, titik kerusakan jalur itu dimulai dari pertigaan cabang masuk menuju SMKN I Lales (Watu Mese) hingga di jalur lingkar Lame-Muntung Ata. Tampak di sepajang jalur itu aspalnya sudah terlepas hingga menyisakan tumpukan batu dan lubang menganga akibat terkikis air sepanjang musim hujan waktu lalu.
Titik lain yang juga dalam kondisi rusak parah yakni di jalur Wejang Raci-Pong Dode (Rimpu). Jalur Wecang Raci juga kondisinya tak jauh berbeda dengan jalur SMKN I Lales, aspal terlepas dan menyisakan bebatuan dasar jalan dan dalam posisi tak tersusun lagi.
Atas kondisi itu sejumlah warga Mano pun menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur yang dinilai tidak serius memperhatikan kondisi jalan yang sudah bertahun-tahun tidak diperbaiki itu.
BT (48) seorang Warga Mano, kepada media ini, Kamis (15/4) mengatakan semesti dua jalaur yakni Jalur SMKN I Lales dan Wejang Raci-Rimpu segera diperbaiki karena dua jalur tersebut nerupakan jalur akses menuju tempat publik di Mano yakni SMKN I Lales, Hutan Adat Kampung Mano (Pong Dode) dan Kompleks Rumah Sakit Susteran Wejang Asi Mano
“Dua Jalur itu semestinya harus diutamakan, seperti jalur SMKN Lales, jalur itu kan akses anak-anak ke Sekolah dan jalur Wejang Raci itu akses menuju Kampung Adat Mano, Hutan Adat Pong Dode yang didalamnya ada wisata religi (Gua Maria) dan juga Rumah Sakit Susteran Wejang Asi Mano”, ujarnya
Kata Dia seharusnya Pemerintah Kelurahan Mando Sawu ataupun Pemerintah Kec. Lales memperjuangkan dua jalur tersebut untuk diperbaikan karena dua jalur itu bisa berdampak pada peningkatan Ekonomi warga Mano, lebih khusus warga yang bermukin disepanjang dua jalur itu.
“Misalnya di area Pong Dode kalau jalan di Wejang Raci bagus orang lewat di situ menuju Pong Dode yang merupakan hutan adat Kampung Mano yang dilindungi apalagi di dalamnya ada wisata religi Gua Maria, selain itu di sana juga ada Rumah sakit Susteran Wjang Asi, dengan begitu warga bisa menjual hasil pertanian dengan menyasar pengunjung dua tempat itu”, katanya
Terpantau juga, Jalur yang terparah di wilayah Keluarahan Mando Sawu tersebut yaitu jalur Nancang-Golo Laci. Kerusakan di jalur yang menghubungkan beberapa desa di Kecamatan Lales itu dimulai dari titik Ngalor Wae Torok, parahnya hampir sepajang jalur itu hingga di Ngeo Golo Laci, sudah dalam kondisi rusak parah
Menurut penuturan warga sepanjang jalur tersebut sering terjadi kecelakaan apalagi disaat musim Hujan, hal ini diakibatkan karena lapisan aspal di jalur itu sudah terlepas hingga menimbulkan lubang menganga dan menyebabkan genangan air hingga lumpur.
Selain beberapa jalur tersebut, jalur Lame-Pelus yang berada di Wilayah Desa Golo Lobos juga sudah dalam kondisi rusak, jalur itu menghubungkan beberapa kampung di Mano yaitu Lame, Pelus, Muntung Ata, Weri Waso hingga Nancang
Sementara jalur Tompok dan Jalur Weri Waso-SMKN I Poco Ranaka/Lales juga belum diaspal setelah sebelumnya sudah dibangun Telfor oleh program PNPM dan kini kembali ditumbuhi rumput liar akibat terlalu lama tidak dibangunkan aspal
Kepada Pemkab Matim BT berharap agar secara serius memperhatikan kondisi jalan di Ibu Kota Kecamatan Lales yang berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Manggarai disisi barat yakni di Kampung Lame, Desa Golo Lobos.
“Kami berharap Pemda Matim segera memperbaiki beberapa jalur yang sudah rusak beberapa tahun ini”, tutupnya
Dari sejumlah ruas jalan yang ada di Ibu Kota Kecamatan Lales itu, terpantau beberapa jalur yang saat ini masih dalam kondisi baik yakni Jalur Weri Waso Alang dan Jalur Benteng Dima – Nancang serta Jalur Muntung Ata – Benteng Dima
(*/nn1/tim/mn)
