Borong, MN – Masyarakat menilai Kualitas pekerjaan sejulah ruas jalan di Manggarai Timur saat ini sangat buruk. Warga pun menyebutkan kualitas proyek pekerjaan sejumlah ruas jalan dimasa Kepemimpinan Cristian Rotok, saat Manggarai Timur masih bergabung dengan Kabupaten Manggarai masih lebih baik dibandingkan Proyek pekerjaan jalan yang dikerjakan Pemda Matim saat ini.
Seperti pengakuan EL (37) kepada media ini beberapa waktu lalu, Ia mengatakan jalan yang dibuat masa jabatan Cristian Rotok lebih berkualitas dibanding kualitas infrastruktur setelah Kabupaten Manggarai Timur terpisah dari Kabupaten Induk yaitu Kabupaten Manggarai
Ia mencontohkan beberapa ruas jalan dengan kualitas buruk yang dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, seperti ruas jalan Sp. Mok-Ajang-Waelengga yang belum setahun sudah rusak parah, ruas jalan Kembur-Metuk yang kini seprti kubangan kerbau, jalan Warat-Paan Leleng serta ada beberpa ruas jalan yang ada di Elar dan Elar selatan yang saat ini sudah dalam kondisi rusak parah
Menurutnya hal ini membuktikan bahwa banyak kontraktor di Manggarai Timur yang lebih membutuhkan keuntungan dibanding kualitas jalan serta lemahnya pengawasan dari pemerintah Daerah Manggarai Timur
Sebaliknya Ia mencontohkan ruas jalan Ruteng-Elar tepatnya di Kampung Gorong Desa Rana Gapang Kecamatan Elar, hingga kini kondisi aspalnya masih baik yang walupun ada sedikit yang mulai terkupas karena termakan usia. Ruas jalan ini kata dia, merupakan hasil pembangunan dari bapak Cristian Rotok sebelum Manggarai Timur Mekar dari Kabupaten Manggarai, semestinya kita harus mengambil sampel dari bapak Cristian Rotok dalam pembangunan Infrastruktur di Manggarai Timur.
Hal yang sama juga disampaikan oleh GK (47) asal Gurung Liwut Kecamatan Borong Ia mengakui kualitas pembanguan infrastruktur dari Manta Bupati Manggarai itu sangat baik
“Jujur saja jalan di wilayah Lidi itu merupakan pembangunan masa Bupati Cristian Rotok dan kini kondisi aspalnya sudah rusak dan jujur saja aspal itu rusak mungkin ditahun 2018 kemarin tapi itu tidak terlalu parah akan tetapi sekarang sudah agak parah karena mungkin termakan usia”, ujarnya
“Pemerintah Manggarai Timur semestinya harus kedepankan kualitas jalan karena beberapa kali kami membaca dimedia banyak keluhan masyarakat Manggarai Timur terkait kualitas pembangunan infrastruktur yang buruk”, tutupnya.
(*/epozth/mn)













