Manusak, MN – Akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Kamis pekan lalu, satu rumah milik seorang janda di RT.1/RW.1 Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang teremdam banjir. Banjir setinggi lutut orang dewasa itu tidak mengakibatkan korban jiwa namun bisa dipastikan menyebabkan kerugian material karena sejumlah barang seisi rumah korban teremdam banjir. Kepala Desa Manusak. Arthur Ximenes kepada awak media, di ruang kerjanya Senin (2/2/2026) siang membenarkan kejadian tersebut.
Pihaknya ungkap dia, telah mendata semua kerugian yang diderita salah satu warga korban bencana banjir di Manusak tersebut. Pasalnya saat kejadian banjir merendam rumah salah satu warganya itu ia turun langsung dan ikut membersihkan saluran irigasi sehingga jalan air kembali normal
“syukur puji Tuhan hari ini, Pak Kadis telpon, memang harusnya eksekusi minggu lalu, tapi kita harus buat rincian laporannya dulu, tidak boleh kita asal lapor saja, nanti hal yang kita laporkan tidak sesuai dengan fakta di lapangan, karena otomatis dianggap kita buat laporan palsu. Jadi tadi Pak Kadis Dinsos sudah telpon dan saya juga Babinkamtibmas sudah antar bantuan berupa beras, mie instan dan tempat tidur agar korban bisa pakai istirahat. Saya juga sudah minta ijin ke pemilik rumah agar rumpun tanaman pisang yang berpotensi menghambat jalannya air agar dipotong karena kalau tidak malah rumpun pisang pisang itu menghalangi dan membendung jalannya air sehingga terjadi banjir.”bebernya.
Pemerintah Desa Manusak yang dipimpinnya menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Sosial karena secara cepat merespon keluhan warganya sebagai korban bencana banjir dengan memberikan bantuan tanggap darurat.
Untuk diketahui, pemerintahan Desa Manusak, masyarakat dan semua unsur desa terkait telah bekerja sama membersihkan pekarangan, lingkungan dan fasilitas-fasilitas umum yang ada. Hai ini dilakukan supaya air hujan dengan intensitas tinggi nantinya bisa mengalir dengan lancar tidak terhalangi sampah yang menutup saluran irigasi sehingga bisa mengakibatkan banjir.
Hingga berita ini diturunkan pada Senin (2/2/2026) banjir dilokasi korban banjir di Desa Manusak sudah surut. (Sam/MN)
