Babau, MN – Dalam Rangka melestarikan budaya dan kekayaan adat istiadat NTT, Pemerintah Kabupaten Kupang menyelenggarakan Festival Budaya NTT Tingkat Paud hingga SMP Se-Kabupaten Kupang. Kegiatan yang diinisiasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang dan Bank NTT Cabang menyelenggarakan beragam perlombaan di antaranya, Lomba Natoni Adat, Lomba Fasahion Show Tingkat PAUD dan SD, Lomba Tarian Kreasi Tingkat SMP dan Lomba Vocal Grup Tingkat Guru. Kegiatan yang dihelat selama dua hari pada, 28 – 29 Agustus 2024 tersebut dilangsungkan Gereja GMIT Getsemani Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang.
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kupang Dr. Eliaser Teuf dalam kesempatan itu menjelaskan, Festival budaya pelajar dapat menjadi sarana untuk melestarikan budaya Indonesia termasuk Budaya NTT dan Kabupaten Kupang, termasuk tradisi, seni, dan identitas di daerah. Melalui Festival budaya pelajar ini juga diharapkan akan tumbuh semangat nasionalisme karena siswa dapat belajar tentang kekayaan bangsa melalui adat istiadat dan budaya sehingga memiliki kecintaan terhadap budaya lokal.
Pada Festival Budaya tahun 2024 ini jelas Teuf, ada beberapa perlombaan di antaranya, Tutur (natoni), Tutur Sejarah, fashion Show, Vocal Grup dan tarian Kreasi. Dirinya berharap dengan kegiatan Festival Budaya ini akan lahir generasi muda yang memahami dan mencintai budaya secara baik. Selain itu, para pelajar dilatih pengembangan potensi dan kreatifitas diri sehingga dapat mengambil bagian dalam kegiatan-kegiatan Festival Budaya lainnya terutama ditingkat Provinsi hingga Tingkat Nasional.
“Anak-anak Kabupaten Kupang merupakan pribadi yang unggul dan memiliki potensi yang baik untuk kita latih dan kembangkan menjadi generasi unggul Kabupaten Kupang,” Ungkap Eliaser Teuf.
Pimpinan Cabang Bank NTT Oelamasi Richardus Adven Dhada dalam kesempatan itu mengungkapkan, pentingnya pendidikan dan pemahaman budaya NTT secara khusus budaya Kabupaten Kupang sejak dini bagi para pelajar. Sebagai salah satu daerah yang memiliki kekayaan adat istiadat dan budaya, Bank NTT sebagai Bank milik masyarakat NTT hadir dan memberikan dukungan terhadap Festival ini yang dinilainya akan memberikan manfaat yang baik bagi para pelajar untuk dapat menjaga dan melestarikan budaya NTT.
Selain lomba, pihaknya juga menyelenggarakan kegiatan sosialisasi budaya menabung sejak dini bagi siswa/i di Kabupaten Kupang. Melalui produk tabungan Simpel kami harapkan para pelajar memiliki budaya menabung yang berguna untuk program pendidikan kedepan, dimana tabungan simple ini bebas biaya administrasi dan cocok dimiliki oleh para pelajar.
Hingga Penutupan Festival Budaya terdapat beberapa juara di antaranya: Lomba Tutur Sejarah :Juara 1 SMPN 2 Nekamese, Juara 2 SMPN 9 Amarasi Barat, Juara 3 SMPN 1 Kupang Tengah, perlombaan Tutur Budaya : Juara 1 SMPN 2 Nekamese, Juara 2 SMPN 6 Nekamese, Juara 3 SMPN 2 Amarasi Barat. Sementara Lomba Fashion Show Juara 1 Paud Tefneno, Juara 2 Paud MDC Tuapukan, Juara 3 Paud Nekafhonis, Tarian Kreasi Juara 1 SMPN 4 fatuleu, Juara 2 SMPK Santo Gregorius Buraen, Juara 3 SMPN 6 Kupang Tengah, Vokal Grup Guru dijuarai oleh SMPK Santo Gregorius Buraen, Juara 2 SDI Bokong 1, Juara 3 SDK Noehaen. (MN)
