Kupang, MN – Ilmu pengetahuan dan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu dari sejumlah bagian penting yang pendukung upaya pengembangan Kota Kupang menjadi Smart City dan kota layak huni. Demikian hal ini diungkapkan Wakil Walikota Kupang, dr. Hermanus Man dalam sambutan di Forum Evaluasi Program Smart City diakhir masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Kupang di Hotel Aston, Kamis (18/8/22).
Menurut Herman Man, pembangunan Kota Kupang dengan segala capaian perubahan seperti yang terlihat saat ini bukan tanpa konsep tetapi didukung oleh ilmu pengetahuan dan SDM yang memadai.
Ia juga menjelaskan, Keterlibatan akademisi sangat diperlukan untuk menciptakan SDM bagi pembangunan Kota Kupang menuju Smart City
Wawali juga mengapresiasi dan berterima kasih pada pers yang telah memberitakan sekaligus mengkritik program pembangunan Pemerintah Kota Kupang terutama terkait Kuoang smart city, selama kepemimpinannya bersama walikota Jefri Riwu Kore.
Masyarakat Kota Kupang ungkap Herman Man, perlu memiliki literasi digital yang baik, paling tidak mampu memaksimalkan penggunaan internet dan layanan digital untuk meningkatkan ekonomi.
Ia juga menyampaikan terimakasih atas dukungan kerja stakeholder dalam mendukung implementasi program-program kerja Pemkot Kupang secara khusus program Kupang Smart City
Sementara, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Kupang, Ramly K T Kusuma, SP, MAP dalam kesempatan itu menjelaskan, nilai Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Kupang mengalami peningkatan setiap tahun selama periode kepemimpinan Wali Kota Jeriko dan Wawali Herman Man
Menurut angka, jelas Ramly, kesejahteraan masyarakat Kota Kupang meningkat setiap tahun. Hal ini dibuktikan dengan tren usia harapan hidup dan harapan lama sekolah yang cenderung meningkat setiap tahun
Hadir dalam kegiatan evaluasi Smart City yang diselenggarakan Diskominfo Kota Kupang ini, sejumlah stakeholder dari berbagai bidang diantaranya, pihak perbankan, pengusaha, pemuda, juga insan pers (MN)
