Oelamasi, MN – Pemerintah Kabupaten Kupang mulai menyalurkan anggaran bantuan perbaikan rumah senilai lebih dari Rp229 miliar kepada sebanyak 11.036 warga korban bencana badai siklon tropis Seroja. Untuk tahap awal dana bantuan ini disalurkan kepada 413 penerima dan secara simbolis diwakili oleh 50 orang penerima dari 24 kecamatan. Demikian diungkapkan, Bupati Kupang, Korinus Masneno, saat memimpin langsung penyaluran dana bantuan Seroja di aula utama kantor Bupati di Oelamasi, Sabtu (30/4)
Menurut Korinus, dalam proses distribusi bantuan dana Seroja, pemerintah Kabupaten Kupang tidak bekerja sendiri tetapi juga melibatkan forkopimda untuk melakukan pengawasan guna menghindari adanya penyimpangan dalam pendistribusian bantuan senilai Rp229 miliar itu.
Pemerintah Kabupaten Kupang ungkap dia, sudah menggandeng Forkopimda untuk terjun langsung mulai dari pembinaan sampai pengawasan agar tidak ada korupsi. Hal ini menjadi bukti nyata dan tidak sia-sia serta menjadi penangkal hoaks yang sempat didengungkan oleh sebagian kalangan yang pesimis juga sinis terhadap penyaluran dana seroja ini.
“untuk rumah rusak berat, penyaluran bantuan bukanlah berupa uang namun langsung dalam bentuk rumah. Apabila sudah melakukan perbaikan rumah maka akan diberikan dalam bentuk uang asalkan memenuhi syarat pembangunan yang ditetapkan dalam petunjuk teknis yang ditetapkan BNPB.”ungkapnya
Sementara itu Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kupang, Semy Tinenti dalam laporannya menjelaskan, proses penyaluran dana bantuan Seroja bagi 413 korban dilakukan setelah tim teknis melakukan verifikasi ulang terhadap rumah yang terdampak seroja.
Menurut dia, BPBD Kabupaten Kupang bersama tim teknis verifikasi akan kembali turun ke kecamatan untuk melakukan verifikasi ulang di lapangan setelah hari raya Idul Fitri.
Terpisah, Kepala Bank BRI Cabang Kabupaten Kupang, Stefanus Juniarto, dalam kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Kupang untuk menyalurkan berbagai bantuan termasuk dana Stimulan bencana Seroja.
Tentu, mulai hari ini pihaknya segera bekerja menyalurkan dana bantuan tersebut secara simbolis kepada 50 penerima dari 413 orang penerima dana Seroja tahap pertama.
Tidak hanya itu, setelah hari ini, pihaknya juga akan tuntaskan penyaluran selanjutnya dengan sejumlah tahapan dalam tahun iini.
Para Penerima ungkap dia, tidak dikenakan biaya administrasi apapun, biasanya ada, tapi karena ini untuk terima bantuan maka tidak ada potongan biaya administrasi.
Hadir dalam kegiatan itu Dandim 1604/Kpg Letkol (Inf) M. Iqbal Lubis, Kapolres Kupang AKBP FX Irwan Arianto, Sekda Kabupaten Kupang, Obet Laha, Ketua Forum Penanggulangan Risiko Bencana, Kabupaten Kupang Elfrid Saneh.(MN)
