Berita  

Wabup Jerry Buka Lokakarya Lintas Sektor Bahas Penanganan Stunting di Kabupaten Kupang

Kupang, MN – Persoalan Stunting menjadi pokok pembahasan utama dalam lokakarya lintas sektor yang dibuka Wakil Bupati Kupang, Jerry Manafe, di Oelamasi, Kamis (3/2) pagi.

 

Kegiatan yang dihadiri, Kepala DP2KBP3A, Yesay Lanus, Pimpinan LKC Dompet Dhuafa Wilayah NTT, Umi Kalsum Muhammad dan perwakilan Dinas Terkait, para Kades dan para Kapus, ini membahas persoalan sinergi Percepatan Penurunan Stunting dan Pencapaian ODF (Open Defictie Free) Layanan Kesehatan Cuma-cuma Dompet Dhuafa NTT di Kabupaten Kupang.

 

Wabup Jerry dalam arahannya mengucapkan terima kasih kepada Dinkes, DP2KBP3A dan Dompet Dhuafa pasalnya penanganan stunting di Kabupaten Kupang makin menurun sekalipun belum mencapai target yang diharapkan. Tentu hal ini, perlu adanya kerjasama agar apa yang ditargetkan pihak propinsi dan pusat bisa berhasil.

 

Manafe berharap adanya kemajuan dari kabupaten Kupang untuk persoalan stunting, yang mana dengan kolaborasi dan kerjasama yang baik stunting bisa menurun hingga 14 %. Stunting bukan hanya bermasalah pada kesehatan melainkan pada pola hidup.

 

Tidak hanya itu, Manafe juga menegaskan para aparatnya tidak mengutamakan ego sektoral yang hanya melimpahkan tugasnya pada DP2KBP3A saja melainkan harus ada penanganan serius dari dinas-dinas terkait. Juga dalam pelaksanaan stunting, perlu adanya kerja sama dengan PMD karena adanya dana desa yang diwajibkan untuk 3 nakes baik itu perawat, bidan dan tenaga gizi, dimana PMD wajib memberi laporan untuk dipaparkan dalam evaluasi.

 

Jerry Manafe juga mengingatkan kepada Tim Dompet Dhuafa dan Kepala DP2KBP3A harus sepakat untuk melakukan rapat evaluasi tentang anggaran dan program masing-masing maksimal 1 atau 2 bulan sekali. Sehingga dinas terkait bisa mempresentasikan program yang sudah dirasakan masyarakat.

 

Dijelaskan Jerry, pada tahun 2019 ada pembangunan jamban sehat tapi hal ini harus ada evaluasi dari dinas terkait dan para kades tentang seperti apa jamban sehat itu dan manfaatnya bagi masyarakat.

 

Upaya pencapaian ODF dan stunting diintervensi LKC melalui program Kawasan sehat dengan fokus stunting pada pendampingan imdividu (bumil, busui dan baduta), pengetahuan gizi ibu, Inisiasi ketahanan pangan keluarga melalui kebun sayur dan kunjungan rumah, sedangkan sanitasi melalui pemicuan stop buang air besar sembarangan, dukungan jamban bagi keluarga tidak mampu dan monitoring rutin bersama tokoh masyarakat.

 

Sebagai Ketua PMI kabupaten Kupang, Jerry Manafe juga sedang gencar tentang masalah Polio. Dikarenakan ada 4 kecamatan dan 4 desa di kabupaten Kupang yang teridentifikasi polio yaitu kecamatan Kupang Barat desa Lifuleo, kecamatan Kupang Tengah desa Noelbaki, kecamatan Kupang Timur desa Naibonat dan kecamatan Taebenu desa Oeltuah.

 

“Oleh karena itu, semoga sektor-sektor terkait ini bisa memperhatikan dan memberi pendapat serta pikiran untuk dilaksanakan sebaik-baiknya demi kesehatan dan penurunan stunting hingga 14 %”, ungkap Jerry. (MN)

error: PT. Sosoralo Mikan Media
Exit mobile version