Ketua DPC Gerindra Matim Minta Pemda Alihfungsikan Terminal Kembur Jadi Pasar Harian

 

Borong, MN, Ketua  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Filfridus Jiman meminta Pemerintah Kabupten Matim untuk memanfaatkan Terminal Kembur dengan mengalihfungsikan Terminal itu menjadi Pasar harian.

Menurutnya pengalihfungsian Terminal Kembur menjadi Pasar Harian diharapkan bisa membawa manfaat  dalam meningkatkan perekonomian masyarakat di Ibu Kota Kabupaten Matim itu.

“Karena pada dasarnya masyarakat Manggarai Timur sangat membutuhkan dalam hal peningkatan Ekonomi,
salah satu upaya yang kita lakukan adalah persiapan Pasar, jujur saja di wilayah Borong semestinya tambah lagi satu pasar dan alternatifnya itu adalah dengan mengalihkan fungsi terminal kembur menjadi pasar”, ujarnya, Jumat (9/4) di Borong

Ia menuturkan saat ini terminal kembur hanya disinggahi oleh Kendaraan untuk membayar retribusi, itupun hanya pada hari Senin setiap pekannya yang bertepatan dengan jadwal Pasar Ranaloba selain hari itu hanya satu atau dua kendaraan yang singgah dan bahkab tidak sama sekali

“Coba kita lihat berapa kendaraan umum yang singga diterminal kembur setiap hari, kita tau bahwa yang cukup banyak kendaraan yang singga diterminal kembur untuk membayar retribusi itu cuman hari pasar Ranaloba yaitu senin dan selasa sementara hari-hari lain itu cuman satu dua kendaraan saja dan bahkan tidak ada”, katanya

Ia pun mendukung langkah Dunas Perhubungan Matim yang bekerjasama  Dinas Perindagkop dalam rangka memanfaatkan Terminal Kembur, akan tetapi menurutnya Terminal Kembur semestinya segera dialihfungsikan menjadi Pasar harian.

“Saya juga  meminta Pemerintah Daerah dalam hal ini Dinas Perindagkop agar segera merealisasikan pembukaan pasar di Terminal Kembur, jangan hanya sekedar konsep saja, karena pada dasarnya masyarakat Manggarai Timur saat ini tidak lagi butuh teori”, imbuhnya

Seperti diketahui sejak dibangun terminal Kembur tidak pernah digunakan padahal pembangunan terminal tersebut menelang dana hingga miliaran. Akibat ditelantarkan sejumlah Pejabat terkait diperiksa oleh Pihak Kejaksaan Negeri Ruteng beberapa waktu lalu

(*/epozth/mn)

error: PT. Sosoralo Mikan Media
Exit mobile version