Berita  

Pemkab Kupang Terima Mahasiswa KKN-T Undana, Petakan Potensi Wisata Semau dan Amfoang

Oelamasi, MN – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kupang, Mateldius Sanam, menerima 41 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Nusa Cendana (Undana), Kamis (22/10/2026), di Ruang Rapat Bupati Kupang. Para mahasiswa tersebut akan menjalankan pengabdian masyarakat selama satu bulan dengan fokus mengidentifikasi dan memetakan potensi pariwisata di Pulau Semau dan kawasan Observatorium Timau, Amfoang.

 

Puluhan mahasiswa dari Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undana, dijadwalkan melaksanakan KKN-T pada 19 Oktober hingga 19 November 2026. Program ini diharapkan menghasilkan data dan rekomendasi yang dapat menjadi dasar pengembangan pariwisata serta penguatan ekonomi masyarakat setempat.

 

Dalam sambutannya, Mateldius menyambut baik keterlibatan mahasiswa Undana dalam mendukung pembangunan Kabupaten Kupang melalui penerapan ilmu pengetahuan dan pengabdian langsung kepada masyarakat.

 

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Kupang, saya menyambut baik kehadiran 41 mahasiswa yang akan melaksanakan KKN selama satu bulan di Pulau Semau dan kawasan Observatorium Timau di Amfoang. Kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah untuk mendorong pembangunan melalui keterlibatan mahasiswa dan masyarakat,” ujarnya.

 

Mateldius menjelaskan, Kabupaten Kupang memiliki potensi pariwisata yang perlu dikembangkan secara terarah. Pulau Semau memiliki daya tarik wisata alam dan bahari, sedangkan kawasan Observatorium Timau berpeluang dikembangkan sebagai destinasi wisata edukasi berbasis ilmu pengetahuan dan potensi lokal.

 

Menurutnya, pengembangan kedua kawasan tersebut membutuhkan pemetaan potensi yang akurat, pengelolaan yang baik, promosi yang tepat, serta keterlibatan masyarakat setempat.

 

Karena itu, mahasiswa diminta tidak hanya melakukan pendataan, tetapi juga menggali peluang usaha dan merumuskan gagasan yang dapat mendukung pengembangan ekonomi masyarakat.

 

“Saya berharap para mahasiswa dapat mengidentifikasi potensi yang ada, menggali peluang usaha, serta memberikan gagasan yang membantu masyarakat mengembangkan wilayahnya. Bangun komunikasi dengan masyarakat, pahami kebutuhan mereka, dan libatkan masyarakat dalam setiap kegiatan agar manfaatnya dapat dirasakan bersama,” tegasnya.

 

Ia juga mengingatkan mahasiswa agar menjaga disiplin, etika, dan nama baik almamater, menghormati adat istiadat setempat, serta membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat selama menjalankan program.

 

Sekda menegaskan, pelaksanaan KKN Tematik diharapkan menghasilkan data dan rekomendasi pengembangan potensi daerah yang dapat ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kabupaten Kupang.

 

Menurutnya, program tersebut sejalan dengan visi Menuju Kabupaten Kupang Emas, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat ekonomi masyarakat, dan mengoptimalkan potensi daerah.

 

Mateldius berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan Undana tidak berhenti pada pelaksanaan KKN selama satu bulan, tetapi berlanjut melalui pemanfaatan hasil kajian mahasiswa untuk mendukung perencanaan pembangunan.

 

Sementara itu, Koordinator Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Undana, Yosefina Dhae, menjelaskan bahwa pada 2026 program KKN Tematik dilaksanakan di tiga wilayah, yakni Kota Kupang, Kabupaten Nagekeo, dan Kabupaten Kupang.

 

Khusus di Kabupaten Kupang, mahasiswa diarahkan untuk mengidentifikasi dan memetakan potensi pariwisata di wilayah Semau dan Amfoang. Sebelum diterjunkan ke lokasi, mereka telah mengikuti pembekalan, termasuk materi pengenalan wilayah dan potensi pariwisata yang disampaikan oleh Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Kupang.

 

Yosefina menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kupang atas keberlanjutan kerja sama dalam pelaksanaan KKN Tematik dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

 

Ia berharap dukungan pemerintah daerah serta perangkat dinas terkait terus diberikan selama mahasiswa berada di lapangan, sehingga kegiatan pemetaan potensi pariwisata dan pengabdian masyarakat dapat berjalan optimal.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Frans Taloen, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Marthen Timate, para dosen pendamping, serta mahasiswa peserta KKN-T Undana. (pkp/MN)

error: PT. Sosoralo Mikan Media
Exit mobile version