Oelamasi, MN – Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Kominfo membenarkan kebutuhan jaringan internet tahun 2026 ini sudah berproses dari bulan Januari. Namun pada saat itu hanya 20 titik saja yang sudah aktifasi dan setelah berkontrak dengan PT. Telkom sudah terpasang kurang lebih 107 titik di semua OPD Tentu, dengan beroperasinya layanan internet ini, akses internet di radius 2 atau 3 km di sekitar Civic Center ini akan menjadi lebih lancar. Demikian diungkapkan, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kupang, Ferry Salukh menjawab pertanyaan Mikan-news.com di ruang kerjanya, di Oelamasi. Kamis (19/2/2026) sore
Pihak PT. Telkom jelas dia, juga sudah melakukan survey lokasi untuk pemasangan alat penguat signal atau yang disebut Combat pada awal bulan Maret
Selain itu, pihaknya juga sedang berproses untuk pengadaan perangkat internet jenis Starlink. Namun hal ini baru bisa diwujudkan pada perubahan anggaran. Belum bisa dilaksanakan sekarang karena pada saat perhitungan atau penginputan anggaran induk tahun 2026 ada sedikit kekeliruan administrasi sehingga nanti baru bisa diwujudkan di perubahan anggaran nanti.
“Starlink ini akan diadakan termasuk layanannya selama satu tahun sedangkan nanti tahun 2027, layanannya itu menjadi tanggung jawab setiap kecamatan dan kelurahan. Jadi tanggung jawab pemerintah Kabupaten melalui Dinas Komunikasi Info hanya pengadaan alat dan plus layanannya di tahun pertama saja. Sedangkan layanannya akan menjadi tanggungan dari kecamatan dan kelurahan di tahun 2027 sambil melihat perkembangan nanti ke depan, kita cermati kondisinya seperti apa. Jika nanti itu tetap menjadi tanggungan Dinas Komunikasi Info, kami dari Dinas Komunikasi siap.”ungkapnya.
Diskominfo Kabupaten Kupang yang dipimpin pastinya siap mewujudkan Kabupaten Kupang sebagai daerah yang bisa menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik secara maksimal sekaligus mewujudkan Smart City. (sam/MN)
