4 Poin Hasil Kajian Terpadu KBAK Pemkab Matim akan Diserahkan ke Kementerian ESDM

Borong, MN – Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dalam Rangka Hasil kajian Terpadu Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) Kabupaten Manggarai Timur menghasilkan beberapa rekomendasi untuk diserahkan ke Kementerian ESDM.

Kegiatan FGD tersebut digelar di Aula Lantai II Kantor Bupati Manggarai Timur di Lehong, Rabu (7/4)

Adapun hasil kesimpulan dan kesepakatan akhir yang dihasilkan dari FGD tersebut adalah sebagai berikut:

1. Berdasarkan kriteria eksokarst (mata air, bukit karst) dan endokarst (sungai bawah tanah) pada pasal 4 Permen ESDM No.17/2012 Tentang Penetapan Kawasan Bentang Alam Karst, maka sebagian Formasi Bari sisi selatan dan tengah perlu dilindungi. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur agar menyampaikan usulan penetapan KBAK kepada Menteri ESDM.

2. Berdasarkan atas analisis hidrogeologi, hidrogeokimia, hidroisotop (180 dan 2H), geofisika, dan pengeboran inti (di Lengko Lolok dan Tiwu Cewe) menunjukkan ada tiga sistem air tanah di daerah penyelidikan, yaitu; 1) Sistem air tanah batuan
vulkanik dan karst dengan sistem aliran air tanah menengah, 2) Sistem air tanah karst-epigenik dengan sistem aliran air tanah lokal, dan 3) Sistem air tanah karst-hipogenik dengan sistem aliran air tanah regional.

3. Berdasarkan Hasil Kajian Terpadu KBAK Kabupaten Manggarai Timur, Karst Banteng Jawa Pota memenuhi kriteria Permen ESDM No. 17 Tahun 2012 sebagai Kawasan Bentangan Alam Karst  dan Karst Satar Punda dan sebagian Karst Elar tidak memenuhi kriteria Permen ESDM No. 17 Tahun 2012 sebagai Kawasan Bentangan Alam Karst (KARST)

4. Mata Air di luar area usulan penetapan KBAK tetap harus dilindungi dengan mekanisme perlindungan setempat sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Hasi rekomendasi FGD yang dibuat dalam sebuah berita acara tersebut ditanda tangani oleh Kepala Bapelitbang Kabupaten Manggarai Timur Ir. Ngkeros Maksimus yang juga sebagai moderator FGD.
Sementara perwakilan FGD antara lain Perwakilan JPIC keuskupan Ruteng Rm. Marten Jenarut, Camat Sambi Rampas Drs. H. R. Yanuarius, Kadis DLH kabupaten Manggarai Timur Ir. Donatius Datur, Kepala Desa Tengku Leda Abdul Fata, Lurah Ulung Baras Rofinus H. Erley, Perwakilan Badan Geologi Tantan Hidaya ST., MT, perwakilan Masyarakat Kanis Lina Bana, Sekertaris GMNI cab. Manggarai Arnoldus Y. Pangkur, Perwakilan Kelompok masyarakat anti mafia tanah Nurcholis.

(*/epozth/tim/mn)

error: PT. Sosoralo Mikan Media
Exit mobile version