Berita  

Pj Bupati Kupang Apresiasi Pasar Bakait Amarasi Kembali Beroperasi

Amarasi, MN – Penjabat Bupati Kupang Alexon Lumba saat bertatap muka dengan masyarakat Kelurahan Nonbes di lokasi Pasar Bakait, Keluarahan Nonbes, Kecamatan Amarasi, jumat (5/7), mendukung total pengoperasian kembali Pasar Bakait, setelah pasar tersebut berhenti beroperasi beberapa tahun yang lalu.

Pasar Bakait sendiri awalnya adalah salah satu pasar yang cukup ramai karena letaknya yang strategis, namun karena beberapa hal maka pasar tersebut akhirnya berhenti beroperasi.

Masyarakat sekitar sendiri sangat menginginkan Pasar Bakait kembali beroperasi, terbukti dengan masyrakat yang bergotong royong membersihkan lokasi pasar dan bersiap kembali berkatifitas jual beli disitu, bertepatan dengan kunjungan Pj.Bupati.

Alexon Lumba pada kesempatan tersebut mengatakan, ia mendukung total beroperasinya Pasar Bakait yang juga adalah keinginan dari masyarakat. Dukungannya teresebut terbukti dengan kehadirannya di tengah-tengah masyarakat saat itu yang diawali dengan komunikasi yang coba dibangunnya dengan masyrakat Kelurahan Nonbes untuk bertemu dan berdiskusi mengenai beroperasinya kembali Pasar Bakait.

Baca Juga   Wabup Jerry Buka Lokakarya Lintas Sektor Bahas Penanganan Stunting di Kabupaten Kupang

“kita harapkan pasar ini dapat kembali beroperasi melayani masyarakat. Pak Lurah dan Pak Camat sudah berjanji 2 bulan kedepan mempersiapkan lokasi pasar, sehingga di awal Oktober nanti saya akan kembali meresmikan beroperasinya kembali pasar ini. Saya akan membawa para Pimpinan OPD agar mereka juga mendukung keberadaan pasar ini”,ujar Alexon Lumba.

Namun Alexon Lumba mengingatkan masyrakat Kelurahan Nonbes agar bila nanti Pasar Bakait sudah beroperasi kembali, sarana umum tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal untuk peningkatan kesejahteraan. Lebih dari itu Pj.Bupati juga meminta agar masyarakat Amarasi dan sekitarnya meningkatkan usaha pertanian dan peternakan mereka, sehingga hasil yang meningkat bisa dijual di Pasar Bakait nantinya.

“Yang harus kita ketahui bahwa fungsi dari pasar itu bukan hanya tempat untuk jual beli saja, tetapi ada juga fungsi-fungsi lainnya seperti untuk meningkatkan derajat perekonomian masyarakat. Tentu Pemerintah punya kewajiban untuk memfasilitasi pernintaan masyrakat terutma dengan proses pembangunan untuk peningkatan kesejahteraan masyrakat. Jadi bila kita sudah memfasilitasi beroperasinya kembali Pasar Bakait, perekonomian masarakat Amarasi dan sekitarnya juga harus ikut bertumbuh”, jelas Pj. Bupati.

Baca Juga   WoW, Fikom Universitas Prof. Dr Moestopo Jakarta Buka Jurusan Digital Broadcasting

Sementara itu salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Kupang Hans Taopan dalam kesempatan yang sama mengatakan, keinginan untuk beroperasinya kembali Pasar Bakait bukan hanya keinginan masarakat Kelurahan Nonbes tetapi adalah keinginan masyrakat Amarasi secara keseluruhan, bahkan masyarakat Amarasi menginingkan Pasar Bakait nantinya bisa bertumbuh menjadi Pasar Induk terbesar di Kabupaten Kupang. Oleh karena itu Hans taopan menlanjutkan, masyarakat Amarasi harus mempersiapkan strategi-strategi tersendiri untuk menjadikan Pasar Bakait menjadi Pasar Induk terbesar di Kabupaten Kupang.

“Pasar ini awalnya sangat ramai tetapi karena salah atur dengan memindahkan hari pasar maka pasar ini kemudian menjadi sepi dan akhirnya tutup. Bila nanti pasar ini kembali beroperasi kita harus mempersiapkan strategi-strategi agar pasar ini berkembang, terutama dengan tidak hanya menyadiakan hasil-hasil pertanian dan perkebunan sebagai barang jualan disini, akan tetapi lebih dari itu, keunggulan utama Amarasi yaitu peternakan sapi juga harus dioptimalkan dengan menjadikan Pasar Bakait sebagai pasar hewan terbesar di Kabupaten Kupang”, jelas Hans Taopan.

Baca Juga   Pj Wali Kota Kupang Dukung Program IP Plus dan Ausbildung Jerman

Turut hadir pada kesempatah tersebut, Kepala Dinas Perijinan Kabupaten Kupang Guntur Subu Taopan, Plt.Camat Amarasi Janwar Modok, Plt.Lurah Nonbes Andy Tule, Tokoh Masyrakat, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan, Tokoh Pemuda, Ratusan masyarakat setempat.(pkp/MN)

error: PT. Sosoralo Mikan Media